Moskow (tutur.co.id) – Intelijen Amerika Serikat (AS) membaca potensi Perang Iran berpeluang akan meluas dengan melibatkan dua raksasa dunia, Tiongkok dan Rusia. Hal ini karena dua negara sekutu Iran tersebut secara ‘diam-diam’ berencana membantu langsung Iran.
Dilansir dari CBS News, Jumat 17 April 2026, Intelijen AS telah mencium rencana Beijing untuk memasok sistem radar canggih ke Teheran. Sementara itu, Moskow dilaporkan telah berbagi intelijen dengan Iran untuk melawan kekuatan AS dan Israel.
Para pejabat di Pentagon mengatakan sistem yang sedang dipertimbangkan dipasok Tiongkok ke Iran adalah teknologi radar pita X yang dapat meningkatkan kemampuan Iran untuk mendeteksi drone terbang rendah dan rudal jelajah serta memperkuat pertahanan udaranya terhadap serangan senjata canggih.
Para pejabat AS juga mengatakan Rusia telah berbagi intelijen tentang posisi militer Amerika Serikat di Timur Tengah. Hal itu yang membuat serangan Iran terhadap pangkalan-pangkalan militer AS di beberapa negara Timur Tengah sangat presisi.
Sebagai catatan, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, yang memicu serangan balasan dan meningkatkan ketegangan regional di Kawasan Teluk.
Sempat mereda dengan gencatan senjata yang diberlakukan, situasi Kawasan tampaknya akan Kembali memanas dengan batalnya perundingan yang dimediasi Pakistan beberapa Waktu lalu.

