Washington DC (Tutur.co.id) – Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance angkat bicara terkait unggahan kontroversial Presiden Donald Trump yang sempat menampilkan dirinya dalam visual menyerupai Yesus Kristus. Menurut Vance, unggahan tersebut tidak lebih dari sebuah candaan yang disalahpahami publik.
Dalam wawancara dengan Fox News pada Senin (13/4), Vance menjelaskan bahwa Trump kerap menggunakan media sosial sebagai sarana komunikasi langsung dengan masyarakat, termasuk dengan gaya yang tidak selalu formal. Ia menyebut presiden pada akhirnya menghapus unggahan tersebut setelah menyadari banyak pihak tidak menangkap konteks humor yang dimaksud.
“Presiden mengunggah sebuah candaan, dan tentu saja ia menghapusnya karena menyadari banyak orang tak memahami leluconnya,” ujar Vance.
Unggahan tersebut sebelumnya dipublikasikan di platform milik Trump, Truth Social, dalam bentuk gambar berbasis kecerdasan buatan. Postingan itu langsung memicu reaksi luas, terutama karena muncul di tengah ketegangan hubungan Trump dengan Paus Leo XIV terkait konflik di Timur Tengah.
Meski menuai kritik, Trump membela unggahan tersebut. Ia menegaskan bahwa gambar itu tidak dimaksudkan sebagai representasi religius, melainkan berkaitan dengan simbol kemanusiaan dan dukungan terhadap organisasi seperti Palang Merah.
“Saya memang mengunggahnya, dan dalam pandangan saya, itu menggambarkan saya sebagai dokter dan berkaitan dengan Palang Merah,” kata Trump, sembari menuding media telah memelintir makna unggahan tersebut.
Vance juga menyinggung dinamika hubungan antara pemerintah AS dan Vatikan. Ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan dalam isu tertentu merupakan hal yang wajar, meskipun kedua pihak tetap menjaga hubungan baik.
“Kami menghormati Paus dan memiliki hubungan baik dengan Vatikan, tetapi perbedaan pendapat dalam isu substansial adalah hal yang wajar,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa masing-masing pihak memiliki peran yang berbeda, dengan Vatikan berfokus pada isu moral dan keagamaan, sementara pemerintah AS menjalankan kebijakan publik.

