Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
  • Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026
  • Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan
  • Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»IHSG Sideways di Tengah Tekanan Global, Saham Energi Jadi Primadona

IHSG Sideways di Tengah Tekanan Global, Saham Energi Jadi Primadona

Market Gusti Tetiro14 April 2026 / 07:33 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia. Usai libur Lebaran, IHSG sempat melemah 22,22 poin atau 0,31 persen ke level 7.084,62, Jakarta, Rabu (25/3/2026). (Foto:Tutur/Antara/Asprilla Dwi Adha/tom)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) —  Pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan akan bergerak fluktuatif dalam jangka pendek, dengan kecenderungan mendatar (sideways) di tengah tekanan sentimen global yang masih tinggi.

Analis pasar modal sekaligus Founder Stocknow.id, Hendra Wardana, memproyeksikan IHSG akan bergerak dalam kisaran 7.450 hingga 7.550 dalam waktu dekat. Meski volatilitas meningkat, sektor energi dinilai tetap menjadi penopang utama indeks.

“Selama harga minyak tetap tinggi dan konflik geopolitik belum mereda, sektor energi berpotensi menjadi leading sector. Investor bisa memanfaatkan momentum ini, namun tetap disiplin dalam manajemen risiko,” ujarnya.

Pada awal pekan, IHSG menunjukkan ketahanan yang cukup solid dengan ditutup menguat 0,56% ke level 7.500. Capaian ini tergolong positif, mengingat sebagian besar bursa saham di kawasan Asia dan Eropa justru mengalami pelemahan akibat meningkatnya ketegangan geopolitik, khususnya antara Amerika Serikat dan Iran.

Penguatan IHSG didorong oleh aksi beli bersih (net buy) investor asing yang mencapai sekitar Rp646 miliar. Selain itu, stabilitas nilai tukar rupiah juga memberikan sentimen tambahan bagi pasar domestik.

Menurut Hendra, kondisi ini mencerminkan bahwa Indonesia masih dipandang sebagai pasar yang relatif stabil di tengah ketidakpastian global yang meningkat.

Namun di sisi lain, dinamika global tetap menjadi faktor risiko utama. Kegagalan perundingan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran memicu kekhawatiran eskalasi konflik, termasuk potensi gangguan distribusi energi di Selat Hormuz—jalur vital bagi perdagangan minyak dunia.

Kondisi tersebut mendorong harga minyak melonjak hingga menembus US$100 per barel, yang berpotensi meningkatkan tekanan inflasi global. Dampaknya, ekspektasi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve berpotensi tertunda, bahkan membuka peluang suku bunga bertahan tinggi lebih lama.

Baca Juga  IHSG Berpeluang Uji 7.350, Sentimen Gencatan Senjata Dorong Reli Pasar

Situasi ini menekan pasar saham global, terutama sektor-sektor yang sensitif terhadap suku bunga. Namun sebaliknya, sektor energi justru diuntungkan oleh kenaikan harga komoditas tersebut.

Melihat kondisi ini, sejumlah saham sektor energi direkomendasikan untuk dicermati, di antaranya Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), Elnusa Tbk (ELSA), Solusi Bangun Indonesia Tbk (SUPA), serta Gozco Plantations Tbk (GZCO).

Saham PGAS direkomendasikan dengan strategi speculative buy di kisaran 1.900–1.930, dengan target harga 1.990 dan support di 1.850. Sementara ELSA dinilai menarik dengan area masuk di 760–780, target 805, dan support di 740, didukung pergerakan agresif saat sektor energi menguat.

Adapun SUPA dapat menjadi pilihan bagi investor yang mengincar stabilitas, dengan area beli di 920–950, target 985, dan support di 900. Sementara GZCO menjadi opsi trading berisiko tinggi dengan potensi imbal hasil cepat, memiliki area entry di 220–230, target 246, dan support di 210.

Dengan kombinasi sentimen global yang masih bergejolak dan peluang dari sektor energi, IHSG diperkirakan akan bergerak terbatas dalam jangka pendek. Investor disarankan tetap selektif, fokus pada sektor yang diuntungkan kondisi global, serta disiplin dalam mengelola risiko investasi.

IHSG hari ini rekomendasi saham PGAS ELSA saham sektor energi Sentimen geopolitik pasar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleLokasi Layanan SIM Keliling 14 April 2026
Next Article Lokasi Layanan Samsat Keliling 14 April 2026

Berita Lainnya

IHSG Diproyeksikan Lanjut Menguat, Phintraco Rekomendasikan BBCA, ICBP, EXCL, TKIM, dan SMGR

17 Juli 2026 / 08:21 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat ke 6.130, ANTM, ARTO, dan ARCI Jadi Rekomendasi BRI Danareksa

17 Juli 2026 / 07:58 WIB

Mirae Asset: Peringkat BBB S&P Jadi Sentimen Positif, Namun Risiko Ekonomi Masih Membayangi

17 Juli 2026 / 05:24 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Rekomendasikan INCO, INDY, ISAT, dan OASA

17 Juli 2026 / 04:27 WIB

IHSG Berpeluang Menguat Terbatas, ANTM hingga ISAT Jadi Pilihan Trading Hari Ini

16 Juli 2026 / 08:39 WIB

IHSG Diproyeksikan Tetap Bullish, BRI Danareksa Rekomendasikan AADI, KIJA, dan BUKA

16 Juli 2026 / 07:33 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Dari OTT hingga Dicopot Prabowo, Begini Jatuh Bangun Kasus Pemerasan K3 Noel Ebenezer

Ahmad Nuryaman18 Mei 2026 / 08:55 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Mencari Akhir yang Manis

18 Juli 2026 / 11:00 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.