Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
  • Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026
  • Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan
  • Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Daerah»Musala di Kelenteng, Begini Wajah Toleransi Nyata di Phan Ko Bio Bogor

Musala di Kelenteng, Begini Wajah Toleransi Nyata di Phan Ko Bio Bogor

Daerah Muthia Hanifah13 April 2026 / 16:00 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Kegiatan keagamaan Islam di dalam Kelenteng Phan Ko. (Foto: Tutur/Phan Ko Bio)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Bogor (tutur.co.id) – Pemandangan langka dapat dilihat di Kelenteng Phan Ko Bio Bogor. Ternyata kelenteng tua di Pulo Geulis ini punya musala di dalamnya. Musala tersebut memang disediakan bagi umat muslim yang ingin melaksanakan ibadah salat.

Pemandangan tak biasa itu mencerminkan keterbukaan yang sudah lama dijaga oleh pengurus kelenteng.

Menurut Candra Kusuma selaku pengurus, keberadaan musala bukan untuk menyaingi tempat ibadah Muslim yang sudah ada. Namun lebih pada wujud penghormatan sekaligus toleransi antarumat beragama. Tujuannya sederhana, yaitu memudahkan siapa pun yang ingin beribadah.

“Kami tidak menutup kemungkinan bagi yang ingin salat di sini, jadi kami sediakan tempatnya,” ujar Candra kepada tutur.

Kegiatan Hadroh yang dilaksanakan oleh ibu-ibu di dalam area Kelenteng Phan Ko. (Foto: Tutur/Phan Ko Bio)

Menurut Candra, musala di dalam area kelenteng itu sebenarnya sudah ada sejak lama, meskipun tidak semua terdokumentasi dengan jelas mulai kapan. Namun keberadaannya mulai lebih tertata dan terfokus sejak sekitar tahun 2008 hingga 2010, seiring dengan adanya kepengurusan yang lebih terorganisasi.

Fasilitas ibadah kemudian dilengkapi secara bertahap, seperti mukena, sajadah, hingga perlengkapan lain yang menunjang kenyamanan. Hal ini menunjukkan bahwa musala tidak hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat.

Tidak hanya menyediakan tempat ibadah, kelenteng juga aktif mendukung kegiatan keagamaan Islam. Salah satunya adalah sedekah Maulid yang mulai terfokus dan terdokumentasi sejak tahun 2012. Kegiatan ini rutin dilaksanakan dan melibatkan masyarakat luas. Bahkan, ustaz dan tokoh agama juga diundang untuk mengisi acara.

“Sejak 2012 kegiatan itu lebih terfokus dan terus berjalan sampai sekarang,” jelas Candra.

Selain itu, terdapat juga kegiatan pengajian yang dilakukan setiap malam Jumat. Kegiatan ini diikuti oleh pemuda setempat dan dikemas dalam bentuk tawasulan. Aktivitas ini menjadi bukti bahwa kelenteng tidak hanya menjadi ruang satu kelompok saja. Melainkan menjadi ruang bersama bagi berbagai keyakinan.

Baca Juga  Tempat War Takjil di Jakarta, dari Legendaris sampai Hidden Gem

Yang menarik, semua ini dilakukan tanpa adanya paksaan. Setiap individu tetap menjalankan keyakinannya masing-masing. Tidak ada upaya untuk mencampurkan ajaran, melainkan saling menghormati. Inilah bentuk toleransi yang sesungguhnya.

Keberadaan musala juga mempermudah para pengunjung muslim yang datang. Mereka dapat beribadah tanpa harus meninggalkan area kelenteng. Hal ini membuat suasana menjadi lebih inklusif dan nyaman. Tidak heran jika tempat ini sering dijadikan contoh nyata toleransi.

Dengan adanya musala, Kelenteng Phan Ko membuktikan bahwa perbedaan bukanlah penghalang. Justru dari perbedaan itulah lahir rasa saling menghargai. Toleransi tidak hanya diucapkan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Bogor headline kelenteng kelenteng phan ko bogor pesan toleransi Indonesia toleransi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleVideo: Survei Poltracking: Kepercayaan Publik ke Prabowo-Gibran Capai 75,1%
Next Article Cemilan Sehat Bikin Senin Sore Makin Chill

Berita Lainnya

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB

Datang ke Gedung Jampidsus, Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 / 19:18 WIB

Distribusi BBM Sumatera Utara Pulih, Antrean Menyusut dan Pasokan Aman Sentosa

17 Juli 2026 / 17:23 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Argentina vs Austria: Mengantar Messi Menjadi Raja Gol Dunia

Deba Salamah22 Juni 2026 / 13:00 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Mencari Akhir yang Manis

18 Juli 2026 / 11:00 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.