Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Breaking News»Ambisi Ekspor dan Ujian Ketahanan Pangan Indonesia

Ambisi Ekspor dan Ujian Ketahanan Pangan Indonesia

Breaking News Gusti Tetiro12 Januari 2026 / 07:46 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Suasana di sebuah gudang bulog,yang menjadi penampungan beras hasil panen petani. (Foto: Dok. Perum Bulog)
Suasana di sebuah gudang bulog,yang menjadi penampungan beras hasil panen petani. (Foto: Dok. Perum Bulog)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Indonesia bersiap menapaki babak baru dalam tata kelola pangannya: mengekspor beras. Sebanyak 1 juta ton beras premium disiapkan Perum Bulog untuk menembus pasar internasional tahun ini. Di balik optimisme itu, terselip pertanyaan mendasar — apakah langkah ini menandai kematangan kedaulatan pangan, atau justru membuka ruang kerentanan baru di negeri yang berasnya masih menjadi penopang hidup jutaan rakyat?

Perum Bulog memastikan kesiapan ekspor beras sebanyak 1 juta ton pada 2026. Beras yang akan dilepas ke pasar internasional, menurut Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, merupakan beras berkualitas premium, sesuai arahan Menteri Pertanian yang juga menjabat Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Komunikasi awal dengan negara-negara calon pembeli telah dilakukan melalui para atase perdagangan di kawasan ASEAN. Namun, prosesnya masih berada pada tahap penjajakan.

“Kami baru rapat sekali. Belum ada respons resmi dari masing-masing kedutaan. Mereka tentu perlu menawarkan kembali ke negara-negara terkait,” ujar Rizal di Jakarta, Minggu (11/1/2026).

Rizal memperkirakan kepastian negara tujuan ekspor baru akan mengerucut dalam beberapa minggu atau bulan mendatang. Artinya, rencana besar ini masih bertumpu pada diplomasi dagang yang berjalan perlahan—sebuah ironi kecil di tengah narasi besar Indonesia sebagai calon eksportir beras.

Dari sisi pasokan, Bulog mengklaim berada dalam posisi aman. Saat ini, cadangan beras pemerintah (CBP) tercatat mencapai 3,25 juta ton. Bahkan setelah dikurangi kuota ekspor, stok domestik masih tersisa sekitar 2,25 juta ton.

“Untuk Imlek, Ramadan, hingga Lebaran, kami yakinkan aman,” kata Rizal.

Namun, ekspor beras bukan sekadar soal angka stok. Ia adalah keputusan politik-ekonomi yang sarat makna. Selama puluhan tahun, Indonesia identik dengan impor beras—simbol kegamangan dalam memenuhi kebutuhan pangan sendiri. Kini, ketika ekspor mulai digagas, publik berhak bertanya: apakah surplus ini berkelanjutan, atau hanya momentum sesaat akibat panen dan intervensi kebijakan?

Baca Juga  Nilai Ekspor Indonesia Kuartal I Naik 0,34 Persen, Digenjot Nonmigas

Di sisi lain, keputusan mengekspor beras premium membuka refleksi yang lebih dalam: untuk siapa kualitas terbaik itu diprioritaskan? Ketika sebagian masyarakat masih bergulat dengan daya beli dan akses pangan yang timpang, ekspor beras bermutu tinggi berpotensi menciptakan jarak simbolik antara pasar global dan meja makan rakyat sendiri.

Ekspor beras, jika dikelola dengan cermat, dapat menjadi penanda transformasi pertanian nasional—bahwa petani Indonesia mampu bersaing, dan negara hadir menjaga keseimbangan. Namun tanpa kehati-hatian, ia bisa berubah menjadi paradoks: lumbung yang penuh, tetapi kegelisahan tetap menyertai.

Pada akhirnya, beras bukan sekadar komoditas. Ia adalah ingatan kolektif, penyangga stabilitas sosial, dan penentu rasa aman sebuah bangsa. Ketika beras Indonesia melangkah ke luar negeri, tanggung jawab negara justru semakin ke dalam—memastikan setiap butir yang pergi tidak meninggalkan kekosongan di rumah sendiri.

 

Bulog Ekspor Stok Beras
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleRelawan Wanala Unair Lakukan Trauma Healing dan Edukasi Kebersihan bagi Anak-anak Aceh Utara
Next Article IHSG Menguji Level 9.030, MNC Sekuritas: Cermati 4 Saham ini

Berita Lainnya

Breaking News: Pelaku Penyekapan Sadis di Bandung Akhirnya Tertangkap

23 Juni 2026 / 21:20 WIB

Kronologi Tragis Penyekapan Sadis 3 Tahun di Bandung: Berawal Konser Musik hingga Buta Permanen

21 Juni 2026 / 16:15 WIB

Harga Pertamax Naik per 10 Juni 2026, Kini Tembus Rp16.250 per Liter

10 Juni 2026 / 09:04 WIB

Danantara Ungkap Alasan Bentuk BUMN Baru Khusus Ekspor

21 Mei 2026 / 08:00 WIB

Prabowo Sentil Eksportir Sawit dan Batu Bara yang Simpan Uang di Luar Negeri

14 Mei 2026 / 08:30 WIB

Nilai Ekspor Indonesia Kuartal I Naik 0,34 Persen, Digenjot Nonmigas

04 Mei 2026 / 17:16 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Giliran Jubir Garda Revolusi Iran yang Tewas Diterjang Serangan Udara Israel

Toto Pribadi20 Maret 2026 / 22:36 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.