Roma (Tutur.co.id) – Kegagalan Italia melaju ke Piala Dunia 2026 membuat beberapa petingginya mundur. Setelah sebelumnya Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, kini menyusul sosok Gianluigi Buffon yang meletakkan jabatannya sebagai Kepala Delegasi Timnas Italia.
Legenda Gli Azzurri dan Juventus ini tampak sadar diri jika kegagalan Italia melaju ke putaran final Piala Dunia 2026 adalah aib besar. Surat pengunduran diri Buffon ini juga telah dilayangkan ke FIGC.
“Sekarang setelah Presiden Gravina memilih untuk mengundurkan diri, saya merasa mampu melakukan apa yang saya anggap sebagai hal yang paling bertanggung jawab karena, meskipun sangat percaya bahwa kami telah membangun semangat dan persatuan yang kuat bersama Rino Gattuso dan seluruh staf, tujuan utama, dalam waktu terbatas yang kami miliki, adalah untuk membawa Italia kembali ke Piala Dunia,” tulis Buffon di akun media social miliknya.
“Dan kami tidak berhasil. Sekarang sudah tepat untuk memberi kebebasan kepada mereka yang datang setelah saya untuk memilih orang yang mereka anggap paling cocok untuk mengambil alih peran saya,” tambah legenda hidup Italia ini.
Ya, fakta bahwa Buffon sebagai pemegang rekor penampilan terbanyak untuk Italia (175 penampilan) dan ikut mengantarkan Italia juara Piala Dunia 2006 tak lantas membuatnya lolos dari rasa bersalah atas kegagalan negara Spageti itu.
Buffon sendiri menerima jabatan sebagai Kepala Delegasi Timnas Italia pada Agustus 2023, setelah diusulkan Gravina.

