Cirebon (Tutur.co.id) – Arus balik Lebaran 2026 mulai terasa di ruas Jalan Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) dengan peningkatan signifikan jumlah kendaraan yang mengarah ke Jakarta. Hingga Senin (23/3/2026) malam, tercatat sekitar 56 ribu kendaraan telah melintasi jalur tersebut dalam periode pemantauan pukul 00.00 hingga 21.00 WIB.
Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, menyampaikan bahwa angka tersebut menunjukkan lonjakan sekitar 92 persen dibandingkan periode yang sama sehari sebelumnya.
“Sebanyak 56 ribu kendaraan telah melintasi Cikopo menuju Jakarta hingga pukul 21.00 WIB,” ujar Ardam dalam keterangannya di Cirebon, Jawa Barat.
Ia menjelaskan, peningkatan ini menjadi indikasi mulai menguatnya arus balik pemudik yang kembali ke wilayah Jakarta dan sekitarnya setelah merayakan Idulfitri di kampung halaman.
Meski volume kendaraan meningkat tajam, Ardam memastikan kondisi lalu lintas di ruas Tol Cipali hingga malam hari masih terpantau ramai namun tetap lancar. Secara keseluruhan, total volume lalu lintas bahkan tercatat sekitar satu persen lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya.
Pihak pengelola tol pun mengingatkan pengguna jalan untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Pengendara diminta tidak berhenti di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat, karena dapat membahayakan pengguna lain.
Sebagai alternatif, pengguna jalan disarankan memanfaatkan rest area terdekat atau keluar melalui gerbang tol untuk beristirahat jika kapasitas parkir penuh.
Ardam juga menegaskan bahwa sistem tarif tol tetap diberlakukan seperti biasa, yakni berdasarkan akumulasi jarak tempuh. Selain itu, pengendara diimbau memastikan kondisi kendaraan dan fisik dalam keadaan prima sebelum melanjutkan perjalanan.
“Apabila membutuhkan bantuan darurat atau informasi lalu lintas terkini, pengguna jalan dapat menghubungi call center Astra Tol Cipali,” ujarnya.
Dengan peningkatan volume kendaraan yang terus terjadi, kewaspadaan dan kesiapan pengendara menjadi faktor penting untuk menjaga kelancaran dan keselamatan selama arus balik Lebaran berlangsung.

