Karawang (Tutur.co.id) – Arus kendaraan pemudik yang melintas melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, menuju Tol Cikampek–Palimanan (Cipali) arah Jawa Tengah, tercatat mencapai puncaknya pada H-3 Lebaran 2026 atau Rabu (17/3/2026).
Berdasarkan data PT Jasamarga Transjawa Tol, pada Selasa (17/3) sebanyak 96.140 kendaraan melintas masuk ke GT Cikampek Utama dalam kurun waktu 24 jam atau tiga shift pencatatan. Sementara itu, pada Rabu, volume kendaraan sudah mencapai 86.836 unit hanya dalam 15 jam pertama, yang dihimpun dari shift satu dan dua.
Lonjakan volume kendaraan tersebut terjadi seiring diberlakukannya kebijakan satu arah (one way) secara nasional untuk mengurai kepadatan arus mudik menuju wilayah timur.
Di lapangan, kepadatan lalu lintas terlihat meningkat pada waktu-waktu tertentu, seperti saat sahur, pagi hari, menjelang berbuka puasa, hingga malam setelah berbuka. Bahkan, pada waktu berbuka, sejumlah pemudik memilih berhenti di bahu jalan untuk beristirahat atau berbuka, yang sempat memicu antrean kendaraan.
Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan, petugas Jasa Marga secara situasional membuka tambahan gardu tol guna mempercepat arus kendaraan ke arah timur.
Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jenderal Polisi Rudi Setiawan, memastikan pihak kepolisian turut melakukan pengawalan dan pengawasan guna menjamin kelancaran serta keamanan arus mudik, khususnya di ruas tol yang melintasi wilayah Jawa Barat.
Ia juga mengimbau para pemudik agar tidak memaksakan diri berkendara jika kondisi fisik tidak memungkinkan, serta memanfaatkan fasilitas rest area yang telah dipastikan keamanannya.
“Selamat mudik, semoga sampai tujuan dengan selamat. Mudik aman, keluarga bahagia,” ujar Rudi saat meninjau pelaksanaan rekayasa lalu lintas one way di GT Cikampek Utama.
Peningkatan volume kendaraan diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri.

