Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Daerah»Antisipasi Urbanisasi Pasca Lebaran 2026, Pemkot Surabaya Siapkan Operasi Yustisi untuk Pendatang Baru

Antisipasi Urbanisasi Pasca Lebaran 2026, Pemkot Surabaya Siapkan Operasi Yustisi untuk Pendatang Baru

Daerah Sasha Widiawati18 Maret 2026 / 03:42 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pemkot Surabaya siapkan operasi yustisi untuk awasi pendatang pasca Lebaran 2026 guna cegah PMKS dan potensi kriminalitas.
Pemkot Surabaya siapkan operasi yustisi untuk awasi pendatang pasca Lebaran 2026 guna cegah PMKS dan potensi kriminalitas.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Surabaya (tutur.co.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langkah antisipatif menghadapi potensi lonjakan urbanisasi setelah momentum arus balik Lebaran 2026. Salah satu strategi utama yang akan diterapkan adalah operasi yustisi bagi pendatang baru yang masuk ke wilayah Kota Surabaya.

Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga stabilitas sosial serta mencegah munculnya berbagai persoalan perkotaan, seperti meningkatnya jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) hingga potensi tindak kriminalitas.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa setiap pendatang akan dipantau secara ketat, termasuk terkait kepastian pekerjaan dan sumber penghasilan mereka. Pemkot tidak ingin arus urbanisasi yang tidak terkontrol justru menimbulkan beban sosial baru di kota.

Ia menjelaskan, pengawasan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan perangkat daerah hingga pengurus lingkungan seperti RT dan RW. Pendataan ini dinilai penting untuk memastikan keseimbangan antara jumlah penduduk dan ketersediaan lapangan kerja.

Pendatang Wajib Lapor dan Punya Tujuan Jelas

Pemkot juga mengimbau warga Surabaya yang menerima atau mempekerjakan pendatang, seperti pekerja rumah tangga, untuk melaporkan keberadaan mereka kepada pengurus setempat. Langkah ini bertujuan memperkuat sistem administrasi kependudukan sekaligus memudahkan pemantauan.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya, M Fikser, menyebut fenomena urbanisasi pasca Lebaran merupakan siklus tahunan yang selalu menjadi perhatian pemerintah daerah.

Menurutnya, Surabaya tetap terbuka bagi masyarakat dari berbagai daerah yang ingin mencari penghidupan. Namun, para pendatang diharapkan memiliki keterampilan serta tujuan yang jelas sebelum memutuskan datang ke kota besar.

Operasi Yustisi Libatkan Lintas Wilayah

Dalam implementasinya, operasi yustisi akan melibatkan aparat dari tingkat kelurahan hingga kecamatan. Pemeriksaan akan mencakup kelengkapan dokumen administrasi, kepastian tempat tinggal, serta pekerjaan yang dimiliki pendatang.

Baca Juga  Pascabencana Sumbar, Tito Ajak Daerah Keroyok Pemulihan

Kepala Satpol PP Surabaya, Achmad Zaini, menambahkan bahwa pengawasan juga dilakukan melalui koordinasi lintas daerah. Hal ini untuk memastikan validitas informasi, terutama bagi pendatang yang datang dengan klaim pekerjaan tertentu.

Langkah tersebut diharapkan mampu meminimalkan risiko sosial sekaligus memberikan perlindungan bagi pendatang agar tidak terjebak dalam kondisi ekonomi yang tidak pasti.

Menjaga Stabilitas Kota Pasca Lebaran

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkot Surabaya berupaya menjaga ketertiban dan keamanan kota pasca Lebaran. Pengendalian urbanisasi tidak hanya menjadi upaya preventif terhadap masalah sosial, tetapi juga bagian dari strategi menjaga kualitas hidup warga kota secara keseluruhan.

Kebijakan ini sekaligus menegaskan bahwa mobilitas penduduk tetap diperbolehkan, selama diiringi kesiapan dan kepastian hidup yang jelas di kota tujuan. (sas)

Berita Surabaya Eri Cahyadi operasi yustisi urbanisasi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePemerintah Tetapkan Lima Strategi Utama Penghematan Energi Lintas Sektor
Next Article PMI Bojonegoro Siagakan Puluhan Personel di Rest Area PKB untuk Layani Pemudik Lebaran 2026

Berita Lainnya

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan

18 Juli 2026 / 18:39 WIB

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Sangihe Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami

15 Juli 2026 / 02:08 WIB

Update Kasus Dokter Icha, Sikap 3 Partai hingga Pemeriksaan 32 Saksi di Polda NTT

14 Juli 2026 / 11:57 WIB

Misi Mencekam di Langit Papua: Tiga Helikopter Tempur Evakuasi Jasad Pilot AS yang Tewas Ditembak KKB

03 Juli 2026 / 10:23 WIB

KKB Bakar Pesawat di Yahokimo, Pilot Dikabarkan Tewas di Lokasi

02 Juli 2026 / 17:06 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Prabowo: Stok Beras Bulog Tertinggi Sepanjang Sejarah Indonesia

Toto Pribadi13 Februari 2026 / 17:00 WIB

Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk

19 Juli 2026 / 02:00 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.