Lebanon (tutur.co.id) – Dampak serangan udara Israel terlihat di pinggiran selatan Beirut pada Senin (9/3/2026) pagi waktu setempat. Rekaman menunjukkan api masih berkobar di dalam bangunan yang hancur, sementara bangunan di sekitarnya dan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan akibat ledakan. Militer Israel (IDF) menyatakan serangan tersebut menargetkan infrastruktur milik kelompok Hezbollah di kawasan tersebut.
Sebelumnya, IDF telah mengeluarkan peringatan kepada warga di wilayah selatan Beirut untuk segera mengungsi menuju kawasan Gunung Lebanon serta wilayah di selatan Sungai Litani. Menteri Kesehatan Lebanon Rakan Nasser Al-Din mengatakan jumlah korban tewas sejak awal konflik meningkat menjadi 394 orang, termasuk anak-anak dan perempuan, sementara lebih dari seribu orang lainnya dilaporkan terluka. Eskalasi ini terjadi setelah Israel memperluas serangan terhadap kelompok Hezbollah di Lebanon, menyusul meningkatnya ketegangan kawasan setelah konflik dengan Iran.
