Washington D.C. (tutur.co.id) – Ratusan demonstran menggelar aksi protes bertajuk “No Kings” di depan Gedung Putih di Washington, D.C., Amerika Serikat (AS). Aksi tersebut merupakan bentuk penolakan terhadap sejumlah kebijakan Presiden Donald Trump, mulai dari kebijakan imigrasi, tarif perdagangan hingga operasi militer di luar negeri. Para demonstran membawa spanduk kritis dan menyuarakan penolakan terhadap apa yang mereka anggap sebagai konsentrasi kekuasaan yang berlebihan.
Para peserta aksi menilai kebijakan pemerintah saat ini telah memicu ketegangan domestik maupun global. Sejumlah demonstran bahkan menyebut AS berisiko bergerak menuju sistem yang lebih otoriter. Tidak hanya di depan Gedung Putih, aksi “No Kings” dilaporkan berlangsung di lebih dari 3.000 titik di berbagai kota di seluruh negeri dan diikuti oleh jutaan warga. Gelombang protes ini mencerminkan meningkatnya ketegangan politik di tengah berbagai isu global yang sedang berkembang.
