Jakarta (tutur.co.id) – Warga Iran terlihat mengikuti operasi pencarian terhadap seorang pilot Amerika Serikat (AS) yang dilaporkan hilang setelah Iran mengklaim telah menembak jatuh jet tempur F-15E Strike Eagle di Provinsi Kohgiluyeh and Boyer-Ahmad pada Jumat (2/4/2026). Rekaman yang beredar menunjukkan warga ikut membantu proses pencarian, meski waktu dan lokasi pasti dari video tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Menurut laporan media, satu anggota awak pesawat telah diselamatkan oleh pasukan khusus AS, sementara status anggota awak lainnya belum diketahui. Kepolisian di Kohgiluyeh dan Boyer-Ahmad juga mengumumkan hadiah sebesar 10 miliar Toman Iran bagi siapa pun yang dapat menangkap pilot musuh dalam keadaan hidup. Pesawat tempur F-15E diketahui dioperasikan oleh dua awak, yakni seorang pilot dan petugas sistem persenjataan.
