Jakarta (tutur.co.id) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan negaranya berada dalam status siaga tinggi menyusul meningkatnya ketegangan di kawasan. Turki juga mengaktifkan seluruh pusat operasi pertahanan udara sebagai langkah antisipasi. Langkah ini diambil setelah sistem pertahanan udara yang terhubung dengan NATO mencegat rudal balistik yang diduga diluncurkan dari Iran dan sempat memasuki wilayah udara Turki.
Pemerintah Turki menyebut pecahan rudal tersebut jatuh di area kosong di selatan wilayah Gaziantep. Tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan, namun insiden tersebut menjadi pencegatan kedua sejak konflik di kawasan meningkat.
