Washington DC (Tutur.co.id) – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali melontarkan pernyataan tegas terkait krisis di Selat Hormuz serta sikap negara-negara sekutu Barat dalam menghadapi Iran.
Melalui dua unggahan terpisah di platform Truth Social, Trump menyoroti kondisi sejumlah negara yang terdampak gangguan pasokan energi akibat situasi di selat tersebut, termasuk Inggris. Ia menyebut negara-negara tersebut menghadapi kesulitan memperoleh bahan bakar jet di tengah terganggunya jalur distribusi energi global.
Dalam pernyataannya, Trump menawarkan dua pilihan kepada sekutu Barat: membeli pasokan energi dari Amerika Serikat atau mengambil langkah sendiri untuk mengamankan jalur strategis tersebut.
“Kami punya cukup pasokan. Atau, miliki keberanian dan ambil alih selat itu,” tulisnya.
Trump juga melontarkan kritik terhadap sikap London yang dinilai tidak mendukung pendekatan keras terhadap Iran. Ia menegaskan bahwa negara-negara sekutu perlu mulai bersikap mandiri dalam menghadapi krisis keamanan, tanpa bergantung sepenuhnya pada Amerika Serikat.
Lebih jauh, Trump menyatakan bahwa Washington tidak lagi akan secara otomatis memberikan bantuan kepada sekutu dalam konflik semacam ini. Ia juga mengklaim bahwa kekuatan Iran telah “secara efektif dihancurkan”, meskipun tidak disertai rincian atau bukti pendukung.

