Washington (tutur.co.id) – Presiden AS Donald Trump mengatakan ia diminta oleh penegak hukum untuk meninggalkan tempat acara sesuai dengan protokol setelah terjadi penembakan selama acara makan malam Koresponden Gedung Putih. Pelaku penembakan kini sudah ditangkap.
Selain Trump, juga turut dievakusi Wakil Presiden JD Vance yang juga berada dalam acara makan malam jurnalis Gedung Putih itu. Acara tersebut sempat dihentikan dan baru dilanjutkan dengan pengawasan ketat. Sedangkan Trump sendiri dikabarkan akan menggelar ulang acara serupa dalam waktu kira-kira 30 hari kedepan.
Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Trump mengatakan pelaku penembakan telah ditangkap. Trump juga memuji Dinas Rahasia Amerika Serikat dan lembaga lainnya karena bertindak dengan cepat dan berani.
“Malam yang cukup menegangkan di Washington D.C. Dinas Rahasia dan Penegak Hukum melakukan pekerjaan yang fantastis. Mereka bertindak dengan cepat dan berani. Pelaku penembakan telah ditangkap, dan saya telah merekomendasikan agar kita ‘biarkan acara berlanjut’ tetapi, akan sepenuhnya dipandu oleh Penegak Hukum. Mereka akan segera membuat keputusan. Terlepas dari keputusan itu, malam itu akan jauh berbeda dari yang direncanakan, dan kita hanya perlu melakukannya lagi,” tulis Trump dilansir Indiatimes, Minggu 26 April 2026.
Namun detail mengenai tembakan yang terjadi tersebut masih dalam penyelidikan mendalam. Termasuk mengenai target dan tujuan serta siapa pelaku penembakan.

