Amsterdam (Tutur.co.id) – Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, mulai membuka kemungkinan untuk pensiun lebih cepat dari dunia Formula 1. Hal itu ia sampaikan seiring menurunnya gairah dan motivasi dalam menjalani karier balapnya saat ini.
Dalam pernyataannya, Verstappen mengaku harus terus meyakinkan dirinya sendiri setiap hari untuk tetap turun ke lintasan. “Setiap hari saya bangun tidur, saya selalu meyakinkan diri saya sendiri. Dan saya mencoba untuk tetap membalap di Formula 1,” ujarnya.
Pembalap asal Belanda tersebut memang telah lama memikirkan opsi gantung setir, terutama setelah merasa ambisinya mulai memudar. Situasi ini diperparah oleh ketidakpuasannya terhadap regulasi baru yang diterapkan oleh FIA pada musim 2026.
Verstappen menjadi salah satu pembalap yang vokal mengkritik perubahan tersebut, khususnya terkait penambahan tenaga daya pada mobil. Menurutnya, kebijakan itu justru mengganggu esensi balapan dan menciptakan persaingan yang tidak merata.
Kritik tersebut bahkan sudah ia sampaikan sejak tahap uji coba simulator mobil untuk musim 2026. Ia menilai perubahan itu membuat kompetisi terasa kurang kompetitif.
“Selalu memulai sesuatu dengan merasa lebih baik di pagi hari, lalu semuanya berjalan kurang baik,” katanya, menggambarkan kondisi mental yang ia alami belakangan ini.
Di sisi lain, performa Red Bull juga belum menunjukkan perkembangan signifikan. Dalam tiga balapan terakhir, Verstappen kesulitan bersaing dengan dominasi duo Mercedes, yakni Kimi Antonelli dan George Russell.
Kondisi tersebut berdampak pada posisinya di klasemen sementara, di mana juara dunia empat kali itu kini terlempar ke peringkat kesembilan dengan raihan 12 poin.

