Jakarta (tutur.co.id) – Pembalap Italia, Marco Bezzecchi tampil luar biasa saat menjuarai MotoGP Amerika Serikat 2026 yang berlangsung di Circuit of the Americas, Senin (30/3/2026) pagi WIB.
Tak hanya menang, Bezzecchi juga mencatatkan rekor baru sebagai pembalap dengan jumlah lap terbanyak sebagai pemimpin dalam satu balapan MotoGP.
Balapan sempat diawali kejutan dari Pedro Acosta yang langsung melesat ke posisi terdepan.
Namun, momentum tersebut tidak bertahan lama. Bezzecchi mulai mendekat setelah Acosta melebar di tikungan ke-11.
Keduanya bahkan nyaris bersenggolan saat berebut racing line. Meski sempat kehilangan posisi, Acosta tetap mampu menjaga keseimbangan dan melanjutkan balapan.
Dominasi Bezzecchi mulai terlihat sejak awal lomba. Pada lap ketiga, ia resmi mencatatkan 104 lap beruntun sebagai pemimpin balapan MotoGP, melampaui rekor sebelumnya milik Jorge Lorenzo dengan 103 lap.
Catatan tersebut semakin menegaskan performa impresifnya sepanjang awal musim 2026.
Di sisi lain, Marc Marquez harus menghadapi awal balapan yang sulit akibat penalti long lap.
Ia sempat terlempar ke posisi ke-11. Namun, juara dunia sembilan kali itu perlahan bangkit dan berhasil menembus 10 besar.
Marquez bahkan tampil agresif dengan beberapa aksi overtake penting di lap-lap akhir.
Performa menarik juga ditunjukkan Ai Ogura yang tampil agresif bersama tim Trackhouse Racing.
Ia sempat menyalip sejumlah pembalap, termasuk Francesco Bagnaia dan Fabio Di Giannantonio.
Namun sayang, Ogura gagal finis setelah mengalami masalah teknis di tikungan ke-11.
Memasuki fase akhir lomba, Jorge Martin berhasil mengamankan posisi kedua.
Hasil ini memastikan dominasi Aprilia dengan finis 1-2 di COTA, setelah Acosta harus puas di posisi ketiga.
Bezzecchi sendiri tak terkejar hingga garis finis dan mengunci kemenangan penting di seri ketiga musim ini.
Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bahwa Bezzecchi dan Aprilia siap bersaing dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026. (sas)

