Jakarta (tutur.co.id) — Pemerintah Italia memastikan tidak akan bergabung dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Keputusan itu ditegaskan Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani dengan alasan adanya kendala konstitusional.
Dalam wawancara dengan Sky TG24 News, Rabu, Tajani menyebut terdapat “halangan konstitusional” yang membuat Italia tidak dapat menjadi bagian dari organisasi internasional tersebut. Meski demikian, ia menegaskan Roma tetap siap berkontribusi dalam upaya pemulihan kawasan Timur Tengah.
“Kami selalu siap memainkan peran dalam proses rekonstruksi dan stabilisasi kawasan,” ujar Tajani.
Singgung Pasal 11 Konstitusi Italia
Sikap serupa sebelumnya disampaikan Perdana Menteri Giorgia Meloni. Dalam wawancara dengan Rai News bulan lalu, Meloni menjelaskan bahwa Piagam Dewan Perdamaian dinilai tidak selaras dengan ketentuan konstitusi Italia.
Menurut dia, terdapat ketidaksesuaian dengan Pasal 11 Konstitusi Italia. Pasal tersebut mengatur bahwa Italia dapat “menggugurkan sebagian kedaulatannya” hanya dalam kerangka organisasi internasional yang menjamin kesetaraan antarnegara serta bertujuan mewujudkan perdamaian dan keadilan.
Pemerintah Italia menilai Dewan Perdamaian belum memenuhi prasyarat tersebut. Karena itu, Roma memutuskan tidak ikut serta dalam penandatanganan Piagam Dewan Perdamaian.
Dibentuk di WEF Davos
Dewan Perdamaian dibentuk dalam rangka mendorong penyelesaian konflik secara damai di Jalur Gaza. Sebanyak 19 negara menandatangani Piagam Dewan Perdamaian di sela-sela Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Swiss, pada 22 Januari lalu.
Pemerintah Amerika Serikat menyatakan sejumlah negara lain telah menyusul bergabung setelah forum tersebut. Dewan ini disebut akan menjadi wadah koordinasi diplomatik dan penggalangan dukungan internasional bagi stabilisasi dan rekonstruksi Gaza.
Rapat tingkat kepala negara pertama Dewan Perdamaian dijadwalkan berlangsung di Washington DC pada 19 Februari mendatang. Agenda utama yang diperkirakan dibahas adalah skema pendanaan untuk rekonstruksi Gaza pascakonflik.
Kehadiran Netanyahu Belum Pasti
Hingga kini belum ada kepastian apakah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan menghadiri pertemuan tersebut. Ketidakpastian ini muncul di tengah dinamika politik dan keamanan yang masih berlangsung di kawasan.
Keputusan Italia untuk tidak bergabung menambah dinamika dalam pembentukan Dewan Perdamaian. Meski menolak bergabung secara formal, Roma tetap membuka peluang keterlibatan dalam kerangka kerja sama internasional lain yang dinilai sesuai dengan konstitusi nasionalnya.
Langkah ini sekaligus menegaskan posisi Italia yang berhati-hati dalam menyikapi inisiatif multilateral, terutama yang berpotensi menyentuh aspek kedaulatan negara.

