Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Sport»GP Bahrain dan Arab Saudi Berpotensi Dibatalkan Akibat Konflik Timteng

GP Bahrain dan Arab Saudi Berpotensi Dibatalkan Akibat Konflik Timteng

Sport Deba Salamah15 Maret 2026 / 04:19 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Formula 1
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Beijing (Tutur.co.id) – Dua seri balapan Formula 1 di kawasan Timur Tengah, yakni Bahrain dan Arab Saudi  berpotensi dibatalkan menyusul meningkatnya konflik di wilayah tersebut.

Laporan dari The Athletic yang mengutip sejumlah sumber anonim menyebutkan bahwa situasi keamanan dan logistik di kawasan Timur Tengah menjadi faktor utama yang mendorong pertimbangan pembatalan dua seri balapan tersebut.

Apabila keputusan tersebut benar-benar diambil, kalender Formula 1 musim ini akan mengalami jeda cukup panjang. Kompetisi akan berhenti selama sekitar 35 hari, yakni setelah seri Formula 1 Jepang Grand Prix pada 29 Maret hingga seri Formula 1 Miami Grand Prix yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Mei.

Sebelumnya, GP Bahrain direncanakan digelar pada 12 April di Bahrain International Circuit. Sementara GP Arab Saudi dijadwalkan berlangsung sepekan kemudian, pada 19 April.

Ketegangan yang meningkat sejak akhir Februari di kawasan Timur Tengah disebut telah memicu sejumlah pembatasan perjalanan dan kendala logistik bagi tim-tim balap. Beberapa negara bahkan menutup wilayah udara mereka, sehingga menyulitkan mobilisasi personel maupun pengiriman perlengkapan tim.

Situasi tersebut juga berdampak langsung pada peralatan balap yang masih berada di Bahrain. Sebagian perlengkapan tim Formula 1 dilaporkan masih tersimpan di Sirkuit Internasional Bahrain setelah uji coba pramusim berlangsung di sana sebelum konflik meningkat. Hingga kini, tim-tim disebut belum dapat mengambil kembali perlengkapan tersebut.

Pembatalan dua seri balapan ini juga berpotensi menimbulkan dampak finansial bagi berbagai pihak yang terlibat, mulai dari penyelenggara hingga tim dan sponsor, terutama jika tidak ada seri pengganti dalam kalender musim ini.

Meski demikian, kemungkinan mengganti dua balapan tersebut dinilai cukup kecil. Pasalnya, jadwal Formula 1 pada paruh kedua musim sudah sangat padat sehingga sulit mencari slot tambahan.

Baca Juga  Ducati Pastikan Kondisi Marc Marquez Mulai Membaik Usai Operasi

Dampak konflik di Timur Tengah tidak hanya dirasakan oleh Formula 1. Ajang balap lain seperti FIA World Endurance Championship juga terkena imbasnya. Kejuaraan tersebut sebelumnya telah memutuskan menunda seri pembuka musim di Qatar hingga Oktober mendatang.

bahrain Formula 1 Saudi Arabia Timur Tengah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSerangan Air Keras Aktivis KontraS Niatnya Membunuh
Next Article Trump Desak China Hingga Prancis Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Berita Lainnya

Gencatan Senjata Runtuh! Langit Kuwait dan Bahrain Mencekam

16 Juli 2026 / 22:58 WIB

Hasil Lengkap Juara Tenis Wimbledon 2026, Jannik Sinner Bersanding dengan Linda Noskova

14 Juli 2026 / 17:27 WIB

Comeback Tragis! Saatnya McGregor Tinggalkan Gemerlap UFC

14 Juli 2026 / 16:43 WIB

Qarrar Firhand Juara WSK Euro Series 2026, Pertama dalam Sejarah Indonesia

13 Juli 2026 / 13:08 WIB

Prabowo dan Narendra Modi Sepakat Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina

07 Juli 2026 / 22:41 WIB

Menanti Debut Janice Tjen di Tenis Wimbledon, Lawan Leylah Fernandez

29 Juni 2026 / 15:46 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Timnas Indonesia U-19 Menang Meyakinkan, Persaingan Grup A Langsung Memanas

Deba Salamah02 Juni 2026 / 02:00 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.