Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Fashion»Gamis “Sugar Glider”, Sayap Baru Tren Lebaran 2026 Modal Biar FYP di Medsos

Gamis “Sugar Glider”, Sayap Baru Tren Lebaran 2026 Modal Biar FYP di Medsos

Fashion Muthia Hanifah20 Maret 2026 / 15:50 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Gamis Sugar Glider menjadi salah satu trend fashion lebaran 2026. (Foto: Tutur/Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Lebaran tinggal menghitung jam tiba. linimasa media sosial kembali dipadati parade busana Hari Raya. Namun di antara ragam model yang beredar, satu siluet mencuri perhatian: gamis berpotongan lebar yang oleh warganet dijuluki “Sugar Glider”. Nama itu bukan tanpa alasan. Saat kedua tangan direntangkan, kain di sisi tubuh mengembang menyerupai sayap—dramatis, mencolok, dan nyaris teatrikal. Di ruang digital seperti TikTok, model ini cepat meluncur ke halaman For You Page (FYP), menjadi penanda baru tren baju Lebaran 2026.

Istilah “Sugar Glider” lahir dari logika visual khas internet: sederhana, spontan, dan mudah diingat. Siluetnya mengingatkan pada hewan sugar glider yang mampu meluncur di udara dengan membran di antara kaki. Dalam konteks fashion, asosiasi ini menjelma jadi identitas gaya—gamis longgar dengan potongan ekstra lebar di bagian samping, menciptakan efek gerak yang atraktif saat dikenakan. Bukan sekadar busana, melainkan performa.

Mengapa Gamis “Sugar Glider” Cepat Viral?

  • Visual ekstrem dan eye-catching
    Potongan kain yang lebar menciptakan efek dramatis saat direkam video.
  • Cocok dengan format video pendek
    Gerakan “mengembang” terlihat optimal di konten cepat ala TikTok.
  • Mudah dikenali dan diberi label
    Nama unik “Sugar Glider” membuat tren ini cepat diingat dan ditiru.
  • Didorong konten kompilasi tren
    Muncul berulang dalam video “tren Lebaran 2026”, memperkuat eksposur.
  • Efek FYP (For You Page)
    Algoritma mempercepat penyebaran model busana yang dianggap menarik secara visual.

Fenomena tersebut menegaskan satu hal: lanskap tren fashion kini tidak lagi sepenuhnya ditentukan oleh rumah mode atau desainer besar, melainkan oleh algoritma dan preferensi kolektif pengguna. Platform seperti TikTok bekerja sebagai akselerator—mempercepat siklus tren dari kemunculan hingga puncak popularitas dalam hitungan hari. Apa yang unik, berpotensi viral. Apa yang viral, segera ditiru.

Baca Juga  BNI Hadirkan Diskon Fashion hingga Rp2 Juta Jelang Lebaran

Ciri Khas Gamis “Sugar Glider”

  • Potongan oversized dengan kain melebar di sisi kanan-kiri
  • Memberikan efek seperti “sayap” saat tangan direntangkan
  • Material ringan agar jatuhnya kain terlihat mengalir
  • Cocok untuk konten OOTD dan video slow-motion
  • Lebih menonjolkan visual gerak daripada detail motif

Bagi Generasi Z, yang menjadikan media sosial sebagai rujukan utama gaya, Lebaran adalah momentum tampil—bukan hanya di ruang keluarga, tetapi juga di ruang digital. OOTD Idulfitri dipersiapkan dengan kesadaran visual: bagaimana jatuhnya kain, bagaimana geraknya saat direkam, hingga bagaimana ia tampil di layar ponsel. Gamis Sugar Glider, dengan efek “mengembang”-nya, menawarkan kualitas sinematik yang sulit diabaikan.

Gamis dengan potongan lebar dan mengesankan ada sayap jika dibentangkan menjadi salah satu trend baju lebaran Gen Z 2026. (Foto:Tutur/Ilustrasi AI)

Namun seperti tren digital lain, daya tahannya belum tentu panjang. Siklus mode di media sosial bergerak cepat—apa yang viral hari ini bisa tergantikan besok.

Makna di Balik Tren Ini

  • Lebaran menjadi ruang ekspresi visual, bukan sekadar tradisi
  • Fashion bertransformasi menjadi konten digital
  • Algoritma media sosial ikut menentukan selera pasar
  • Gen Z menggabungkan identitas personal + momentum budaya

Pada akhirnya, Idulfitri tetap menjadi ruang tradisi—tentang berkumpul, memaafkan, dan kembali ke akar. Tetapi di tangan Gen Z, ruang itu kini memiliki lapisan baru: estetika digital. Gamis dengan “sayap” itu mungkin hanya tren sesaat. Namun ia mencerminkan sesuatu yang lebih permanen—cara baru generasi muda memaknai, menampilkan, dan merayakan Lebaran di era algoritma.

Baju leabaran Fashion Gamis Sugar Glider headline Idulfitri 1447 H lebaran 2026 Mudik tutur
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKPK Beri Kesempatan Keluarga Koruptor Jenguk di Hari Lebaran, Catat Waktu dan Jamnya!
Next Article Video: Prabowo: Negara Tidak Boleh Jatuh ke Tangan Bandit

Berita Lainnya

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan

18 Juli 2026 / 18:39 WIB

OPINI: Takdir di Balik Lionel Messi, Memandikan Bayi Lamine Yamal 19 Tahun Lalu, Kini Keduanya Berhadapan di Final Piala Dunia 2026

18 Juli 2026 / 18:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Susunan Pemain PSG vs Chelsea di Liga Champions: Rosenior Rombak 10 Pemain, Joao Pedro Jadi Andalan

Sasha Widiawati12 Maret 2026 / 02:44 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.