Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Ekonomi Hijau»ESDM Masukkan Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut ke RUPTL 2025–2034, Target Awal 40 MW di NTB dan NTT

ESDM Masukkan Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut ke RUPTL 2025–2034, Target Awal 40 MW di NTB dan NTT

Ekonomi Hijau Gusti Tetiro16 Februari 2026 / 05:20 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi dan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena (Foto: Tutur/Gusti Tetiro)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan rencana pemanfaatan arus laut sebagai sumber pembangkit listrik nasional. Program ini resmi masuk dalam dokumen RUPTL PLN 2025-2034 dan menjadi salah satu sumber energi baru terbarukan (EBT) yang mulai dikembangkan dalam satu dekade mendatang.

Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menyatakan Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi energi laut yang sangat besar dan belum dimanfaatkan secara optimal.

“Ini target di RUPTL mulai muncul tahun ini. Jadi mulai muncul nih baru pembangkit listrik tenaga arus laut. Jadi menggunakan arus laut untuk men-generate energi jadi listrik nantinya,” ujar Eniya, dikutip dari Podcast Bukan Abuleke YouTube Kementerian ESDM, Minggu (15/2/2026).

 

Potensi Energi Laut Capai 63 GW

Kementerian ESDM mencatat potensi energi laut Indonesia mencapai 63 gigawatt (GW). Namun pada tahap awal, pemerintah menetapkan target pemanfaatan sebesar 0,04 GW atau 40 megawatt (MW) dalam RUPTL 2025–2034.

Pengembangan awal direncanakan berada di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Masing-masing daerah akan mendapat alokasi kapasitas 20 MW.

Langkah ini dinilai sebagai fase percontohan (pilot project) sebelum kapasitas ditingkatkan secara bertahap sesuai kesiapan teknologi dan keekonomian proyek.

 

Surya dan Panas Bumi Masih Jadi Andalan

Selain arus laut, ESDM juga menyoroti besarnya potensi energi surya dan panas bumi di Indonesia. Eniya menyebut potensi tenaga surya nasional mencapai sekitar 3.600 GW—menjadi salah satu yang terbesar secara global.

“Karena kalau misalnya Jerman, cuma mention tentang surya, angin, paling sedikit hidro. Kalau Belanda, hidro dan angin juga banyak. Tapi mereka nggak mention geothermal. Indonesia ada,” ujarnya.

Baca Juga  BNI Bersih-Bersih Pantai Mertasari, 423 Kg Sampah Terangkut

Indonesia memang dikenal sebagai salah satu negara dengan cadangan panas bumi terbesar di dunia. Kombinasi energi surya, panas bumi, hidro, dan kini arus laut menjadi fondasi strategi transisi energi nasional menuju bauran EBT yang lebih besar dalam sistem kelistrikan.

 

Diversifikasi EBT dan Target Transisi Energi

Masuknya pembangkit listrik tenaga arus laut dalam RUPTL menandai diversifikasi sumber energi terbarukan Indonesia. Dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia, potensi arus laut dinilai sebagai sumber energi yang stabil dan relatif prediktif dibandingkan tenaga angin atau surya.

Jika pengembangan awal di NTB dan NTT berjalan sukses, kapasitas arus laut berpeluang diperluas ke wilayah kepulauan lainnya.

Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen pemerintah dalam mempercepat transisi energi, mengurangi ketergantungan pada energi fosil, serta memaksimalkan potensi sumber daya alam domestik.

EBT Indonesia headline listrik arus laut potensi energi laut 63 GW RUPTL PLN 2025-2034
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleJadi Manajer Liga Inggris Terbaik Januari, Michael Carrick Merendah
Next Article Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto: Koalisi Permanen Itu dengan Rakyat

Berita Lainnya

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan

18 Juli 2026 / 18:39 WIB

OPINI: Takdir di Balik Lionel Messi, Memandikan Bayi Lamine Yamal 19 Tahun Lalu, Kini Keduanya Berhadapan di Final Piala Dunia 2026

18 Juli 2026 / 18:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Danilo Masuk Radar Manchester United sebagai Pengganti Casemiro

Deba Salamah05 Mei 2026 / 05:30 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.