Jakarta (Tutur.co.id) – Badan Gizi Nasional (BGN) akan membuka kembali operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pamekasan yang menyajikan lele mentah setelah dapur MBG tersebut selesai melakuan tahapan perbaikan.
“Operasional SPPG akan kembali dibuka setelah proses evaluasi, pembinaan, dan perbaikan dinyatakan selesai oleh pihak berwenang,” kata Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Albertus Dony Dewantoro, dalam keterangan pers BGN, Kamis 12 Maret 026.
Selama masa penghentian, SPPG terkait akan melakukan pembinaan dan perbaikan sistem operasional. Dony berharap, waktu perbaikan tersebut dapat digunakan oleh SPPG untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan yang diberikan kepada para siswa.
Sebelumnya, BGN menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Pademawu, Buddagan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Kebijakan ini diambil setelah muncul laporan ketidaksesuaian menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa lele yang masih mentah yang didistribusikan kepada siswa.
“Operasional SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan untuk sementara waktu dihentikan,” kata Albertus Dony.
Laporan tersebut memicu penolakan dari pihak sekolah terhadap makanan yang dibagikan kepada para siswa. BGN kemudian melakukan peninjauan setelah menerima informasi terkait temuan tersebut.

