Jakarta (tutur.co.id) — PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka penghentian sementara atau suspensi terhadap empat saham emiten mulai sesi I perdagangan Rabu (11/2/2026). Dengan dibukanya suspensi tersebut, investor dapat kembali melakukan transaksi di pasar reguler dan pasar tunai.
Empat saham yang kembali diperdagangkan yakni PT Lion Metal Works Tbk (LION), PT Buana Artha Anugerah Tbk (STAR), PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS), dan PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk (ENZO).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan bahwa pembukaan suspensi ini berlaku efektif sejak sesi I perdagangan hari ini.
“Dengan dibukanya suspensi saham tersebut, maka investor dapat kembali melakukan transaksi mulai perdagangan sesi I, di pasar reguler dan pasar tunai,” ujar Yulianto dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (11/2/2026).
Disuspensi karena Lonjakan Harga Signifikan
Sebelumnya, BEI melakukan suspensi terhadap keempat saham tersebut akibat peningkatan harga kumulatif yang signifikan dalam waktu relatif singkat.
Adapun rincian waktu penghentian sementara masing-masing saham adalah sebagai berikut:
LION disuspensi pada 10 Februari 2026
STAR disuspensi pada 29 Januari 2026
IBOS disuspensi pada 23 Januari 2026
ENZO disuspensi pada 27 Januari 2026
Yulianto menegaskan bahwa kebijakan suspensi dilakukan sebagai langkah cooling down sekaligus bentuk perlindungan bagi investor.
“Penghentian sementara dilakukan untuk memberikan waktu kepada investor dalam mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada, untuk setiap pengambilan keputusan investasinya,” jelasnya.
BEI juga mengimbau seluruh pihak yang berkepentingan untuk senantiasa memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh masing-masing perseroan sebelum melakukan transaksi.
Langkah pengawasan ini menjadi bagian dari upaya BEI menjaga perdagangan saham yang teratur, wajar, dan efisien, sekaligus memitigasi potensi risiko akibat volatilitas harga yang berlebihan.

