Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Makro»Rumor Pelebaran Defisit APBN di Atas 3%, Purbaya: Saya kan Cuma Tangan Presiden

Rumor Pelebaran Defisit APBN di Atas 3%, Purbaya: Saya kan Cuma Tangan Presiden

Makro Gusti Tetiro13 Maret 2026 / 13:08 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto:Tutur/BPMI)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto:Tutur/BPMI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait rumor bahwa pemerintah tengah mempertimbangkan pelebaran batas defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di atas 3% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Menurutnya, rencana tersebut masih dalam tahap pemikiran dan belum ada keputusan final.

“Saya belum tahu, saya belum tahu, masih dipikirin kali,” kata Purbaya kepada wartawan di kantornya di Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026).

Purbaya menegaskan pemerintah terus menghitung dampak berbagai faktor eksternal terhadap kondisi fiskal, termasuk kenaikan harga minyak dunia. Jika nantinya pemerintah memutuskan untuk memperlebar defisit di atas 3%, maka dampaknya terhadap APBN akan dihitung secara matang.

“Kita selalu hitung dampak kenaikan harga minyak dunia ke APBN kita sehingga nanti kalau perlu satu keputusan, kita hitung dalam dampaknya, itu saja,” ujarnya.

Salah satu pertimbangan pemerintah untuk tidak terburu-buru menaikkan batas defisit adalah potensi penilaian negatif dari lembaga pemeringkat internasional. Menurut Purbaya, langkah menembus batas defisit 3% berisiko memengaruhi persepsi investor terhadap stabilitas fiskal Indonesia.

Meski demikian, ia menilai secara global banyak negara yang memiliki rasio defisit anggaran di atas 3%.

“Pertimbangannya apakah kalau menembus 3%, lembaga rating akan mengganggu kita atau memberi penilaian negatif. Sebenarnya kalau secara fair, kan sekeliling kita sudah sedikit yang di bawah 3%, hampir nggak ada malah,” tutur Purbaya.

Ia menambahkan bahwa lembaga pemeringkat tidak hanya melihat besaran defisit semata, tetapi juga menilai berbagai indikator lain terkait kondisi ekonomi dan kebijakan fiskal suatu negara.

“Tapi mereka melihat hal lain dari kita yang sedang kita pelajari. Yang jelas sampai saat sekarang kita akan menjalankan kebijakan fiskal secara prudent,” katanya.

Baca Juga  Prabowo Ketemu Pengusaha, Ekonom: Bisnis di Indonesia Menakutkan!

Purbaya juga menyebut keputusan untuk memperlebar defisit tetap berada di tangan pemerintah dan memerlukan persetujuan politik. Jika kebijakan tersebut diperintahkan oleh Presiden Prabowo Subianto dan disetujui parlemen, pemerintah siap menjalankannya.

“Kalau perintah kan kita jalankan. Saya kan cuma tangan presiden,” ujarnya.

Pemerintah selama ini menjaga disiplin fiskal dengan mempertahankan batas defisit APBN maksimal 3% terhadap PDB, sebuah aturan yang telah menjadi acuan dalam pengelolaan keuangan negara. Namun, dinamika ekonomi global, termasuk lonjakan harga energi dan tekanan geopolitik, membuat ruang kebijakan fiskal kembali menjadi sorotan.

batas defisit 3 persen Defisit APBN headline kebijakan fiskal Indonesia purbaya yudhi sadewa
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleRupiah Melemah ke Rp16.932 per Dolar AS, Tertekan Konflik Global dan Kekhawatiran Defisit APBN
Next Article Tanggapan Jokowi Usai Ketemu Rismon Sianipar

Berita Lainnya

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan

18 Juli 2026 / 18:39 WIB

OPINI: Takdir di Balik Lionel Messi, Memandikan Bayi Lamine Yamal 19 Tahun Lalu, Kini Keduanya Berhadapan di Final Piala Dunia 2026

18 Juli 2026 / 18:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Update Xiaomi HyperOS Jadi Trending, Apa Menariknya?

Toto Pribadi16 Februari 2026 / 12:28 WIB

Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk

19 Juli 2026 / 02:00 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.