Jakarta (tutur.co.id)- Memasuki 10 hari terakhir Ramadan, banyak umat Muslim mulai meningkatkan ibadah dengan harapan dapat meraih malam Lailatul Qadar, malam yang disebut lebih baik dari seribu bulan. Namun di tengah aktivitas Anda sehari-hari mulai dari pekerjaan, mengurus keluarga, hingga persiapan Lebaran, rasanya tidak semua orang bisa menjalani ibadah dengan ritme yang ideal.
Karena itu, menjalani 10 hari terakhir Ramadan tidak harus selalu dengan target yang berat. Yang lebih penting adalah konsistensi Anda dan niat untuk memperbaiki diri. Berikut checklist ibadah yang realistis untuk memaksimalkan 10 hari terakhir Ramadan.
Pertama, memperbanyak doa. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan di 10 malam terakhir adalah berdoa. Doa yang sering dibaca untuk memohon ampunan adalah: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni yang berarti “Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai memberi maaf, maka maafkanlah aku.” Doa ini bisa dibaca kapan saja, tidak harus menunggu waktu tertentu.
Kedua, membaca Al-Qur’an secara konsisten. Tidak harus mengejar target khatam jika terasa berat. Membaca beberapa ayat setiap hari secara rutin tetap bernilai ibadah dan membantu menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an di penghujung Ramadan.
Ketiga, memperbanyak sedekah. Sedekah di bulan Ramadan memiliki nilai yang besar, apalagi di 10 hari terakhir. Bentuknya tidak harus besar, bisa berupa berbagi makanan berbuka, membantu orang lain, atau berdonasi sesuai kemampuan.
Keempat, memperbanyak istighfar dan dzikir. Amalan ini termasuk yang paling mudah dilakukan, bahkan di sela aktivitas. Mengucapkan istighfar, tasbih, tahmid, dan takbir bisa menjadi cara sederhana untuk menjaga hati tetap terhubung dengan ibadah sepanjang hari.
Kelima, menjaga hubungan dengan sesama. Ramadan juga menjadi momentum memperbaiki relasi dengan orang lain. Meminta maaf, menghubungi keluarga, atau menyambung silaturahmi adalah bagian dari upaya memperbaiki diri menjelang akhir bulan suci.
Keenam, menyempatkan shalat malam meski sebentar. Tidak harus panjang. Dua rakaat dengan khusyuk pun sudah menjadi langkah baik untuk menghidupkan malam di penghujung Ramadan.
10 hari terakhir Ramadan bukan selalu tentang seberapa banyak amalan yang dilakukan, tetapi seberapa tulus usaha seseorang untuk mendekatkan diri kepada Allah. Dengan langkah kecil namun konsisten, setiap orang tetap memiliki kesempatan meraih keberkahan di penghujung bulan suci ini, termasuk Anda.
