Yerusalem (tutur.co.id) — Israel Defense Forces (IDF) merilis sejumlah klaim keberhasilan pada hari keempat penyerbuan ke Iran. Selain menyatakan telah menyerang sebuah kompleks rahasia bernama “Minzadehei”. Minzadehei disebut Israel untuk mengembangkan pembuatan senjata nuklir.
IDF juga menyebut Angkatan Udara Israel telah menyerang puluhan lokasi peluncuran rudal dan membongkar sekitar 300 peluncur rudal Iran sejak dimulainya Operasi “Roaring Lion”.
Dalam pernyataan terbarunya yang dirilis Rabu (4/3/2026) dini hari, IDF menyebut bahwa dalam 24 jam terakhir, ratusan jet tempur dan pesawat militer melancarkan serangan terhadap ratusan target secara simultan di Iran dan Lebanon. Kendaraan peluncur rudal Iran sedang menjadi target oleh IDF.
Sebagai bagian dari upaya pertahanan, Angkatan Udara Israel dilaporkan terus melakukan gelombang serangan berturut-turut yang menargetkan sistem rudal balistik serta pertahanan udara milik rezim Iran.
Menurut IDF, sejak awal operasi, lebih dari 1.600 sortie (misi penerbangan tempur) telah dilakukan. Dalam periode tersebut, sekitar 4.000 munisi dikerahkan di berbagai wilayah Iran.

Operasi ini disebut sebagai bagian dari upaya sistematis yang berlangsung sepanjang waktu untuk melacak dan menghancurkan peluncur rudal serta gudang penyimpanan, guna mengurangi serangan ke wilayah domestik Israel.
IDF juga melampirkan rekaman berwarna yang memperlihatkan serangan terhadap sistem pertahanan udara di Iran, serta ilustrasi gelombang serangan simultan di Iran dan Lebanon, termasuk diagram serangan terhadap sistem rudal balistik Iran.

