Jakarta (Tutur.co.id) – Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, menyampaikan pandangannya terkait iklim usaha di Indonesia. Menurutnya berbisnis di Indonesia saat ini tak sekedar susah tapi sudah mencapai level menakutkan bagi para pengusaha.
“Saya yakin teman-teman di Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) itu pasti menarasikan susahnya berbisnis di Indonesia bahkan situasinya itu sudah bukan lagi ketidakpastian berusaha tapi ketakutan berusaha,” kata Wijayanto dalam acara Podcast “Bang Don Super Opini”.
Pernyataan Wijayanto ini menanggapi pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan beberapa pengusaha tanah air beberapa waktu lalu. Ia menilai dalam pertemuan itu para pengusaha telah menyampaikan keluh kesahnya termasuk banyak kasus pengusaha yang tersandung korupsi.
“Ada begitu banyak kasus, contoh pengusaha melakukan bisnis dengan cara yang biasa tiba-tiba menjadi kasus korupsi. Contoh tuh PT ASDP misalnya, BUMN-nya benar menjual kapal, benar willing seller willing buyer transaksi tiba-tiba menjadi kasus korupsi,” kata Wijayanto.
Menurut Wijayanto, kasus PT ASDP (jual beli kapal) Itu hanya salah satu contoh dan masih banyak contoh lain yang membuat para pengusaha itu takut terutama untuk melakukan inovasi.
“Mereka hanya menjalankan apa yang sudah dimulai dan menunda memulai sesuatu yang baru yang itu terrefleksi pada pertumbuhan kredit investasi yang non sumber daya alam, pertumbuhan kredit modal kerja itu flat, tumbuh sangat rendah,” terangnya.
Yuks tonton berbagai program menarik dengan narasumber terpercaya di youtube Tutur TV.

