Jakarta (Tutur.co.id) – Pengamat politik Adi Prayitno ikut memberikan pandangannya terkait kondisi demokrasi di Indonesia, termasuk mulai sedikitnya jalur kritis untuk mengontrol kinerja pemerintahan. Termasuk dengan Dewan Perwakilan Rakyat yang tampak ‘lunak’ alias tak lagi kritis.
“Dari oposisi yang formal hari ini tak ada (kritik pemerintah). Coba tunjukkan ke saya mana ada kebijakan politik pemerintah yang dilawan oleh partai politik? (Mereka) Tahu tapi tak bisa ngomong atau tidak mau ngomong jujur,” kata Adi Prayitno dalam podcast ‘Bang Don Super Opini’.
Karena parpol dan anggota dewan, lanjut Adi, telah menganggap menjadi bagian dari pemerintah dan sudah berkoalisi ya tegak lurus dengan kondisi apapun.
“Jadi ancaman stabilitas itu adalah matinya oposisi. Hilangnya kelompok-kelompok yang bersuara lantang, hilangnya partai politik dan anggota Dewan yang bicara jujur terkait dengan situasi yang berkembang,” kata Adi Prayitno.
Menurut Adi Prayitno, justru yang saat ini kritis adalah Gen Z dan hiruk pikuk di media sosial. “Itu harapan satu-satunya memang untuk memberikan kritikan secara terbuka. Lawan sesungguhnya adalah sosmed yang tidak bisa dikontrol dan kelompok Gen Z,” tambahnya.
Meski menyesalkan dengan kondisi demokrasi saat ini, Adi Prayitno juga menegaskan untuk tetap bersikap sportif dengan tetap harus memberikan apresiasi dengan pencapaian-pencapain pemerintah.
Nah buat Kawan Tutur yang ingin menyaksikan secara lengkap podcast Bang Don Super Opini dengan bintang tamu Adi Prayitno dapat menonton di akun youtube Tutur TV.

