Papua Selatan (Tutur.co.id) – Pesawat perintis milik PT Smart Air Aviation dengan nomor registrasi PK-SNR dilaporkan mengalami insiden penembakan saat melayani rute Tanah Merah – Danawage/Koroway Batu, Rabu (waktu setempat).
Pesawat tersebut berangkat dari Bandara Tanah Merah pada pukul 10.38 WIT (LT) dengan manifes penumpang tercatat 12 penumpang, 0 bayi, dan 1 kru teknisi tambahan (12/00/01). Dua pilot tewas dalam kejadian memilukan ini.
Kronologi singkat kejadian
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, insiden terjadi saat pesawat menjalankan penerbangan perintis menuju wilayah pedalaman Papua. Rute Tanah Merah–Danawage/Koroway Batu yang merupakan jalur vital yang menghubungkan daerah terpencil dan sulit dijangkau melalui transportasi darat.
Lalu pesawat mendarat di bandara Koroway Batu setelah sebelumnya mendapat info dari pilot pesawat bahwa pesawat di tembak. Pilot dan penumpang lalu berusaha menyelamatkan diri ke hutan lalu komunikasi dengan pilot terputus.
Pada pukul 13. 26 baru didapat informasi bahwa kedua pilot telah meninggal dunia. Kedua pilot atas nama Capt. Egon E dan Capt Baskoro. Hingga berita ini diturunkan, belum ada kabar jelas terkait dengan kondisi para penumpang dan kru lainnya.
PT Smart Air Aviation dikenal sebagai maskapai yang melayani penerbangan perintis di wilayah Papua dan sekitarnya. Penerbangan ke Danawage/Koroway Batu termasuk dalam kategori rute pedalaman dengan tingkat risiko operasional tinggi karena kondisi geografis dan faktor keamanan.
Insiden ini kembali menyoroti tantangan penerbangan perintis di Papua, terutama terkait aspek keselamatan dan keamanan penerbangan sipil.

