California (Tutur.co.id) – Timnas Spanyol melangkah mulus ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Austria dengan skor telak 3-0 pada laga babak 32 besar di Los Angeles Stadium, Inglewood, California, Amerika Serikat, Jumat (3/7/2026) pukul 02.00 WIB.
La Furia Roja tampil dominan sepanjang pertandingan dan memastikan kemenangan lewat permainan kolektif yang solid. Selain mengamankan tiket ke fase gugur berikutnya, kemenangan ini juga melahirkan sejumlah catatan bersejarah yang semakin menegaskan status Spanyol sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia.
Berikut tiga fakta menarik dari kemenangan Spanyol atas Austria.
1. Spanyol Cetak Sejarah dengan Dua Starter Remaja di Fase Gugur
Pelatih Luis de la Fuente kembali menunjukkan keberaniannya memberi kepercayaan kepada pemain muda. Dalam laga melawan Austria, Spanyol menurunkan dua talenta Barcelona, Lamine Yamal dan Pau Cubarsi, sebagai starter.
Yamal yang berusia 18 tahun 354 hari dan Cubarsi yang berusia 19 tahun 161 hari mencatatkan sejarah sebagai duo remaja pertama yang menjadi starter untuk sebuah tim di fase gugur Piala Dunia sejak Brasil melakukannya pada edisi 1958.
Kala itu, Brasil memainkan dua legenda masa depan, Pele (17 tahun) dan Mazzola (19 tahun), sejak menit pertama pada babak perempat final. Setelah penantian hampir tujuh dekade, Yamal dan Cubarsi akhirnya menyamai pencapaian bersejarah tersebut.
Catatan ini sekaligus menjadi bukti keberhasilan regenerasi Spanyol yang kini bertumpu pada kombinasi pemain muda berbakat dan para pemain senior berpengalaman.
2. Mikel Oyarzabal Kokoh di Daftar Top Skor Spanyol
Penyerang sekaligus kapten Real Sociedad, Mikel Oyarzabal, kembali menjadi pembeda bagi La Furia Roja. Oyarzabal mencetak dua gol ke gawang Austria, termasuk gol pembuka yang memecah kebuntuan pada babak pertama sebelum menambah satu gol lagi di babak kedua.
Tambahan dua gol tersebut membuat koleksi gol Oyarzabal di Piala Dunia 2026 menjadi empat gol. Sebelumnya, ia juga mencetak dua gol saat Spanyol membungkam Arab Saudi 4-0 pada fase grup, di mana ia turut menyumbang satu assist.
Dengan torehan tersebut, Oyarzabal kini menjadi pencetak gol terbanyak Spanyol sepanjang turnamen dan terus menunjukkan perannya sebagai ujung tombak utama tim asuhan Luis de la Fuente.
Berdasarkan data Transfermarkt per 3 Juli 2026 pukul 04.30 WIB, Oyarzabal juga telah mengoleksi 29 gol dari 57 penampilan bersama tim nasional Spanyol.
3. Spanyol Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Kemenangan atas Austria semakin mempertegas konsistensi luar biasa yang ditunjukkan Spanyol dalam dua tahun terakhir. La Furia Roja kini tidak terkalahkan dalam waktu normal pada 34 pertandingan beruntun sejak kalah dari Kolombia pada laga persahabatan 22 Maret 2024.
Dalam periode tersebut, Spanyol membukukan 25 kemenangan dan sembilan hasil imbang, sebuah rekor impresif yang memperkuat status mereka sebagai salah satu favorit juara Piala Dunia 2026.
Pada laga melawan Austria, selain dua gol Oyarzabal, satu gol lainnya dicetak Pedro Porro. Gol tersebut menjadi gol perdana bek Tottenham Hotspur itu bersama tim nasional Spanyol.
Saatnya Fokus ke Babak 16 Besar
Usai pertandingan, Mikel Oyarzabal mengaku puas dengan performa timnya sekaligus menegaskan fokus Spanyol kini tertuju ke babak berikutnya.
“Aku senang bisa membantu tim dan lolos ke babak selanjutnya. Sekarang kami perlu beristirahat,” ujar Oyarzabal, dikutip dari situs resmi FIFA.
Ia juga memuji perlawanan Austria yang dinilainya sangat disiplin dan kuat secara fisik.
“Mereka adalah tim yang tangguh secara fisik dan sulit dihadapi, tetapi kami bermain dengan baik. Kami senang bisa lolos. Tidak masalah siapa lawan berikutnya, Portugal atau Kroasia. Aku punya teman di kedua tim itu,” tambahnya.

