Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tutup 200 BUMN, Prabowo: Perusahaan Tidak Untung, Hanya Bayar Overhead
  • KPK Kumpulkan Rp39,8 M dari Hasil Lelang Barang Rampasan Koruptor
  • Investasi Pertamina NRE di CREC Filipina Berbuah Dividen, Nilai Investasi Naik Hampir 50 Persen
  • Pelantikan Perdana, 88 Lulusan Program Profesi Insinyur UII Resmi Disumpah
  • Prabowo Ingatkan Dampak Teknologi AI dan Nuklir di Hadapan Para Guru Besar
  • Pidato di Sarasehan Konvensi KSTI, Prabowo Ngaku Ingin Ketemu Rektor Setiap Bulan
  • Purbaya Arahkan APBN untuk Kemandirian Ekonomi, Talenta dan Riset Jadi Kunci
  • Afsel vs Kanada: Berperang Demi Catatan Sejarah Baru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Nasional»Prabowo Ingatkan Dampak Teknologi AI dan Nuklir di Hadapan Para Guru Besar

Prabowo Ingatkan Dampak Teknologi AI dan Nuklir di Hadapan Para Guru Besar

Nasional Ahmad Nuryaman28 Juni 2026 / 16:55 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Presiden Prabowo Subianto ingatkan dampak teknologi AI dan nuklir di hadapan Para Guru Besar saat menutup Sarasehan Kebangsaan dalam rangkaian Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2026 di JCC, Senayan Jakarta, Minggu 28 Juni 2026. Foto: Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan dampak negatif dan positif kehadiran teknologi nuklir dan Artificial Intelligence (AI) di hadapan para Guru Besar saat menutup Sarasehan Kebangsaan dalam rangkaian Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2026 di Jakarta, Minggu 28 Juni 2026.

Mulanya ia menyinggung mengenai tugas universitas merupakan tempat adu gagasan, pandangan, filosofi dan inovasi. Ia mencontohkan kesulitan di suatu desa dapat segera teratasi berkat kehadiran teknologi dari universitas yang memberi sumbangan manfaat kepada masyarakat.

“Kesulitan di satu desa di Nias, langsung, dan itu kita selesaikan dalam waktu cepat. Tapi kita tahu juga teknologi belum tentu selalu positif bagi manusia,” kata Prabowo dilansir dari Youtube Sekretariat Negara.

Ia mencontohkan nuklir di satu sisi bisa menjadi energi murah dan relatif bersih, serta bermanfaat untuk medis dan pertanian. Namun berpotensi mengancam keberlangsungan hidup manusia.

“Tapi nuklir bisa menghabiskan peradaban manusia langsung, saudara-saudara,” tegasnya.

Terkait AI, Presiden menyoroti perkembangan Agent AI terkini yang dikabarkan sudah mencapai 5 juta dan memiliki chat room sendiri.

“Artificial Intelligence hampir semua negara sekarang mengejar AI, tidak mau ketinggalan. Tapi bapak-bapak penemu AI sendiri sudah memberi warning bahwa AI ini bisa menjadi repot bagi manusia,” katanya.

“Konon kabarnya sekarang sudah ada 5 juta Agent AI. Dan mereka katanya sudah punya chat room sendiri. 5 juta ini berbicara sendiri dalam bahasa kode mereka sendiri,” tambahnya Prabowo.

Oleh sebab itu ia meminta kepada seluruh guru besar di Indonesia agar segera melakukan riset mendalam mengenai teknologi AI dan nuklir.

“Jadi Saudara-saudara, inilah nanti para guru besar, para profesor yang harus mendalami itu,” pungkasnya.

Baca Juga  RKP 2027 Disiapkan, Bappenas Fokus Pangan, Energi, Hilirisasi hingga Pengentasan Kemiskinan
AI guru besar KSTI 2026 Nuklir Prabowo Subianto
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePidato di Sarasehan Konvensi KSTI, Prabowo Ngaku Ingin Ketemu Rektor Setiap Bulan
Next Article Pelantikan Perdana, 88 Lulusan Program Profesi Insinyur UII Resmi Disumpah

Berita Lainnya

Tutup 200 BUMN, Prabowo: Perusahaan Tidak Untung, Hanya Bayar Overhead

28 Juni 2026 / 18:50 WIB

Pidato di Sarasehan Konvensi KSTI, Prabowo Ngaku Ingin Ketemu Rektor Setiap Bulan

28 Juni 2026 / 16:02 WIB

Purbaya Arahkan APBN untuk Kemandirian Ekonomi, Talenta dan Riset Jadi Kunci

28 Juni 2026 / 15:21 WIB

Buka Konferensi Republik, Sudirman Said: Bersatunya Masyarakat Sipil Republik Selamat

28 Juni 2026 / 13:51 WIB

Konferensi Republik Berlanjut Secara Daring Meski Batal Digelar di UI Salemba

28 Juni 2026 / 13:22 WIB

Konferensi Republik Mendadak Batal Digelar di UI Salemba

28 Juni 2026 / 12:56 WIB
Form Komentar Cancel Reply

BNI Raih Tiga Penghargaan di JCB Indonesia Awards 2026

Galuh Parantri13 Februari 2026 / 15:14 WIB

Tutup 200 BUMN, Prabowo: Perusahaan Tidak Untung, Hanya Bayar Overhead

28 Juni 2026 / 18:50 WIB

KPK Kumpulkan Rp39,8 M dari Hasil Lelang Barang Rampasan Koruptor

28 Juni 2026 / 17:45 WIB

Investasi Pertamina NRE di CREC Filipina Berbuah Dividen, Nilai Investasi Naik Hampir 50 Persen

28 Juni 2026 / 17:31 WIB

Pelantikan Perdana, 88 Lulusan Program Profesi Insinyur UII Resmi Disumpah

28 Juni 2026 / 16:58 WIB

Prabowo Ingatkan Dampak Teknologi AI dan Nuklir di Hadapan Para Guru Besar

28 Juni 2026 / 16:55 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.