Monterrey (tutur.co.id) – Timnas Jepang kembali mencuri perhatian di Piala Dunia 2026. Bukan hanya karena kemenangan telak 4-0 atas Tunisia dalam World Cup, tetapi juga karena aksi para suporternya yang sangat inspiratif. Saat sebagian besar penonton mulai meninggalkan stadion, fans Samurai Blue justru tetap bertahan untuk membersihkan tribun.
Pemandangan tersebut terjadi di Stadion Monterrey, Meksiko. Dengan membawa kantong sampah yang telah mereka siapkan, para pendukung Jepang memungut gelas plastik, bungkus makanan, dan berbagai sampah yang tertinggal di sekitar tempat duduk mereka. Aksi sederhana itu kembali menjadi sorotan media dan viral di berbagai platform media sosial.
Bagi masyarakat Jepang, kebiasaan tersebut dikenal dengan istilah gomi hiroi, atau kegiatan memungut sampah di area publik. Tradisi ini bukan sesuatu yang dibuat khusus untuk Piala Dunia. Sejak kecil, anak-anak di Jepang sudah diajarkan untuk membersihkan ruang kelas dan lingkungan sekolah mereka sendiri sebagai bagian dari pendidikan karakter.
Salah satu suporter Jepang, Ken Okawa, mengaku melakukan hal tersebut sebagai bentuk rasa hormat kepada tuan rumah. Menurutnya, masyarakat Meksiko telah menyambut para pendukung Jepang dengan sangat baik selama turnamen berlangsung. Karena itu, membersihkan stadion menjadi cara sederhana untuk menunjukkan rasa terima kasih.
Menariknya, pemerintah daerah Nuevo León bahkan menyiapkan sekitar 20 ribu kantong sampah di stadion, area fan fest, dan sejumlah lokasi wisata setelah menerima permintaan dari para penggemar Jepang. Hal ini menunjukkan bahwa budaya kebersihan yang mereka bawa tidak hanya menjadi kebiasaan pribadi, tetapi juga mampu menginspirasi lingkungan di sekitarnya. Banyak penonton dari negara lain yang ikut membantu setelah melihat aksi tersebut.
Bagi para pendukung Jepang sendiri, apa yang mereka lakukan sebenarnya bukan sesuatu yang istimewa. Mereka menganggap menjaga kebersihan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap ruang bersama yang digunakan banyak orang. Filosofi sederhana itu telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan terus mereka bawa ke mana pun pergi.
Di tengah sorotan terhadap gol, taktik, dan hasil pertandingan, aksi para suporter Jepang kembali memberikan pelajaran berharga kepada dunia. Piala Dunia memang tentang sepak bola, tetapi juga tentang nilai-nilai yang menyatukan banyak budaya. Dan kali ini, Jepang menunjukkan bahwa kemenangan sejati tidak hanya diraih di lapangan, tetapi juga melalui tindakan kecil yang memberi contoh kepada jutaan orang.

