Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Ismael Saibari Kembali Bersinar, Maroko Selangkah Lagi ke Babak Gugur
  • Balogun dan Freeman Antar Amerika Serikat Lolos Babak 32 Besar
  • Beda Pandangan dengan Wijayanto Samirin, Ekonom Ini Nilai Fundamental RI Tetap Kuat
  • Perdamaian AS dan Iran: Siapa Untung, Siapa Buntung?
  • Mimpi 280 Juta Rakyat! Prabowo dan Herdman Satukan Tekad Menuju Piala Dunia 2030
  • Airlangga Respons Penilaian MSCI, Pemerintah Tegaskan Reformasi Pasar Modal Terus Berjalan
  • Roy Suryo dan Dokter Tifa Kompak Sakit Usai Ditangkap Polda Metro Jaya
  • Momen Dasco Telpon Nanik S Deyang Saat Temui Perwakilan Mahasiswa
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Perdamaian AS dan Iran: Siapa Untung, Siapa Buntung?

Perdamaian AS dan Iran: Siapa Untung, Siapa Buntung?

Internasional Toto Pribadi20 Juni 2026 / 06:01 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pemerhati Politik Luar Negeri, Pitan Daslani, dalam podcast Bang Don Zuper Opini yang dipandu Don Bosco Selamun (Foto: Tutur)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Pemerhati Politik Luar Negeri, Pitan Daslani, memberikan pandangannya terkait tercapainya perundingan damai antara Amerika Serikat dengan Iran. Menurut Pitan, dari 14 butir Memorandum of Understanding (MoU) itu sejatinya lebih banyak menguntungkan Iran.

“Jadi kalau kita belajari betul 14 butir Memorandum of Understanding itu hanya butir 2, 3 kemudian 12,13, 14 itu bersifat normative. Selebihnya itu semua menguntungkan Iran,” kata Pitan saat menjadi bintang tamu Bang Don Zuper Opini Bersama Don Bosco Selamun.

Menurut Pitan, bahkan pada butir pertama itu disebutkan Amerika dan sekutu-sekutunya menyepakati untuk perdamaian, gencatan senjata permanen. Dan bukan rahasia jika sekutu terdekat Amerika dalam perang ini adalah Israel. Padahal Israel tidak pernah dilibatkan dalam pembicaraan.

“Makanya Menteri Pertahanan (Israel) mengatakan itu tidak ada kaitannya dengan mereka. Mereka bilang tidak terikat karena tidak ikut tanda tangan dan secara hukum internasional itu juga itu juga salah masa kita mewakili orang lain untuk menandatangani kesepakatan,” ujar Pitan.

Lebih lanjut menurut Pitan, Iran dianggapnya ‘menang banyak’ mulai dari dibukanya Selat Hormuz hingga penarikan pasukan Amerika Serikat. Dan sekali lagi Pitan menegaskan, yang tidak menguntungkan Iran pun sifatnya normatif atau Iran tidak merugi.

“Bahkan lucu penarikan pasukan itu dibilang bahwa dalam waktu 60 hari ini Amerika itu wajib mengeluarkan pasukannya bukan saja mencabut blokade di Laut Oman. Tapi dia pakai bahasa proximity terhadap Iran. Jadi kawasan sekitar Iran itu tidak boleh ada pasukan Amerika. Nah apakah itu berarti juga pangkalan-pangkalan militernya. Padahal pangkalan militer itu kan terikat perjanjian bilateral,” beber Pitan.

Padahal, lanjut Pitan, negara-negara di Teluk yang menyediakan wilayahnya sebagai tempat pangkalan militer AS tidak ikut terlibat dalam kesepatakan itu sepertinya halnya Israel. Hal itu yang menurut Pitan, Iran sangat banyak diuntungkan dalam kesepakatan tersebut.

Baca Juga  Video: Sambut Gencatan Senjata AS–Iran, Prancis Harap Jalan Diplomasi Segera Terbuka

Buat Kawan Tutur dapat menyimak perbincangan menarik Pitan Daslani dengan Don Bosco Selamun dalam podcast Bang Don Zuper Opini yang telah tayang di youtube Tutur TV. Sila Klik Tautan Ini.

Bang Don Super Opini Don Bosco Selamun headline MoU AS dan Iran Perang Iran pitan daslani
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMimpi 280 Juta Rakyat! Prabowo dan Herdman Satukan Tekad Menuju Piala Dunia 2030
Next Article Beda Pandangan dengan Wijayanto Samirin, Ekonom Ini Nilai Fundamental RI Tetap Kuat

Berita Lainnya

Beda Pandangan dengan Wijayanto Samirin, Ekonom Ini Nilai Fundamental RI Tetap Kuat

20 Juni 2026 / 08:08 WIB

Mimpi 280 Juta Rakyat! Prabowo dan Herdman Satukan Tekad Menuju Piala Dunia 2030

20 Juni 2026 / 05:00 WIB

Airlangga Respons Penilaian MSCI, Pemerintah Tegaskan Reformasi Pasar Modal Terus Berjalan

20 Juni 2026 / 03:22 WIB

Roy Suryo dan Dokter Tifa Kompak Sakit Usai Ditangkap Polda Metro Jaya

20 Juni 2026 / 02:39 WIB

Momen Dasco Telpon Nanik S Deyang Saat Temui Perwakilan Mahasiswa

20 Juni 2026 / 01:32 WIB

Prabowo, Erick Thohir, dan John Herdman Bahas Misi Besar Indonesia Menuju Piala Dunia 2030

19 Juni 2026 / 23:06 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Grup I Piala Dunia 2026: Layak Disebut Sebagai Grup Neraka

Deba Salamah09 Juni 2026 / 16:00 WIB

Ismael Saibari Kembali Bersinar, Maroko Selangkah Lagi ke Babak Gugur

20 Juni 2026 / 09:00 WIB

Balogun dan Freeman Antar Amerika Serikat Lolos Babak 32 Besar

20 Juni 2026 / 08:30 WIB

Beda Pandangan dengan Wijayanto Samirin, Ekonom Ini Nilai Fundamental RI Tetap Kuat

20 Juni 2026 / 08:08 WIB

Perdamaian AS dan Iran: Siapa Untung, Siapa Buntung?

20 Juni 2026 / 06:01 WIB

Mimpi 280 Juta Rakyat! Prabowo dan Herdman Satukan Tekad Menuju Piala Dunia 2030

20 Juni 2026 / 05:00 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.