Houston (Tutur.co.id) – Portugal harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang RD Kongo dengan skor 1-1 pada laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026, Kamis (18/6/2026) pukul 00.00 WIB. Hasil ini menjadi salah satu kejutan awal turnamen mengingat Portugal tampil dominan sepanjang pertandingan, tetapi gagal mengonversi penguasaan bola menjadi kemenangan.
Di sisi lain, RD Kongo sukses mencatat sejarah dengan meraih gol dan poin pertama mereka di ajang Piala Dunia. Berikut tujuh fakta menarik dari duel Portugal kontra RD Kongo.
1. Ronaldo Catat Sentuhan Bola Paling Sedikit
Cristiano Ronaldo bermain penuh selama 90 menit, tetapi hanya mencatat 25 sentuhan bola sepanjang pertandingan. Berdasarkan data Opta, jumlah tersebut menjadi yang paling sedikit dalam karier Ronaldo di turnamen besar bersama Portugal ketika tampil selama satu laga penuh.
2. Ronaldo Ukir Rekor Pemain Tertua Kedua
Pada usia 41 tahun 132 hari, Ronaldo kembali menorehkan catatan sejarah. Kapten Portugal itu menjadi pemain tertua kedua yang pernah menjadi starter dalam pertandingan Piala Dunia.
Rekor tersebut masih dipegang mantan kiper Mesir, Essam El Hadary, yang tampil pada usia 45 tahun 161 hari di Piala Dunia 2018.
3. Masuk Empat Besar Pemain Tertua Sepanjang Sejarah
Selain menjadi starter tertua kedua, Ronaldo kini menempati posisi keempat dalam daftar pemain tertua yang pernah tampil di putaran final Piala Dunia.
Meski masih terpaut cukup jauh dari rekor tertinggi, usia Ronaldo yang terus bertambah membuat banyak penggemar mulai berspekulasi apakah sang megabintang mampu bertahan hingga edisi 2030.
4. Joao Neves Bergabung dengan Daftar Elite Portugal
Gol cepat Joao Neves pada menit keenam tak hanya membuka keunggulan Portugal, tetapi juga mengantarkan namanya ke dalam daftar pemain muda terbaik Selecao di Piala Dunia.
Pada usia 21 tahun 263 hari, Neves menjadi pencetak gol termuda ketiga Portugal di ajang Piala Dunia. Ia hanya kalah dari Cristiano Ronaldo pada edisi 2006 dan Goncalo Ramos pada 2022.
5. Dominasi Portugal Tidak Berbuah Efektivitas
Portugal tampil sangat dominan dengan penguasaan bola mencapai 79,7 persen dan mencatatkan 461 operan sukses.
Namun, dominasi tersebut tidak diimbangi efektivitas di lini depan. Meski mengendalikan jalannya pertandingan hampir sepanjang laga, Portugal kesulitan menciptakan peluang bersih yang benar-benar mengancam gawang RD Kongo.
6. Vitinha Nyaris Menyamai Satu Tim RD Kongo
Gelandang Portugal, Vitinha, menunjukkan kualitas distribusi bola yang luar biasa.
Pada babak pertama saja, pemain Paris Saint-Germain itu membukukan 91 operan sukses. Jumlah tersebut hanya terpaut tujuh operan dari total operan sukses seluruh pemain RD Kongo yang mencapai 98 umpan pada periode yang sama.
7. RD Kongo Cetak Sejarah Ganda
Gol Yoane Wissa menjelang turun minum menjadi momen bersejarah bagi RD Kongo. Gol tersebut merupakan gol pertama mereka sepanjang sejarah partisipasi di Piala Dunia.
Tak berhenti sampai di situ, hasil imbang melawan Portugal juga menghadirkan poin pertama RD Kongo di ajang sepak bola terbesar dunia. Sebuah pencapaian yang semakin istimewa karena diraih saat menghadapi salah satu unggulan Grup K.

