Jakarta (tutur.co.id) – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi laporan mengenai masyarakat yang mulai membatasi pengeluaran makan di warung tegal (warteg) hingga maksimal Rp20 ribu. Purbaya mengatakan fenomena tersebut belum dapat dijadikan indikator tunggal untuk menggambarkan kondisi daya beli masyarakat secara nasional karena masih memerlukan kajian dan data yang lebih komprehensif.
Ia menegaskan pemerintah akan mempelajari perkembangan tersebut lebih lanjut. Purbaya juga menyebut sejumlah indikator ekonomi masih menunjukkan aktivitas konsumsi yang relatif kuat. Namun, pemerintah tidak menutup kemungkinan untuk menyiapkan tambahan stimulus ekonomi apabila ditemukan tanda-tanda pelemahan konsumsi yang lebih luas di tengah masyarakat.
