Arafah (tutur.co.id) — KH Asep Saifuddin Chalim mengajak seluruh jemaah untuk memaknai ibadah haji sebagai pengingat tentang kesetaraan manusia di hadapan Allah SWT. Hal itu menjadi pesan penting dalam khutbah wukuf pada puncak pelaksanaan ibadah haji 1447 H di Arafah.
“Manusia itu sama. Ketika tawaf, kita diingatkan tentang perputaran kehidupan di dunia, termasuk jabatan yang tidak selalu ada. Semua datang dan pergi,” kata KH Asep dilansir dari laman resmi Kementerian Haji dan Umrah, Rabu 27 Mei 2026.
KH Asep Siafuddin juga menambahkan bahwa seluruh manusia akan menghadapi berbagai ujian dan tantangan dalam kehidupan. Karena itu, setiap muslim harus terus berupaya menjaga ketakwaan kepada Allah SWT.
“Kita harus terus berupaya keras untuk senantiasa bertakwa kepada Allah. Dalam hidup akan ada banyak tantangan, tetapi semua itu harus bisa diatasi. Itulah ekstraksi dari sa’i, ada perjuangan, kesungguhan, dan keyakinan kepada pertolongan Allah,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, KH Asep juga mengajak seluruh jemaah untuk mendoakan negara Indonesia agar senantiasa diberikan keberkahan, persatuan, dan kesejahteraan.
“Mari kita bersama-sama berdoa untuk kesejahteraan negeri ini, agar Indonesia senantiasa diberikan keberkahan, persatuan, keamanan, dan para pemimpinnya diberi kekuatan untuk menghadirkan kemaslahatan bagi rakyat,” ungkapnya.
Kemenhaj terus memastikan seluruh layanan dan pendampingan ibadah bagi jemaah haji Indonesia selama fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina berjalan optimal agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk, aman, dan nyaman.

