Le Mans (Tutur.co.id) – Pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, mengakui timnya sedang menghadapi situasi yang tidak mudah menjelang MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans akhir pekan ini.
Menurut Bagnaia, performa motor Ducati musim ini belum bekerja sesuai harapan. Padahal, Ducati dalam beberapa tahun terakhir dikenal sebagai motor paling dominan di MotoGP.
“Ini periode yang cukup sulit bagi Ducati secara keseluruhan karena motornya jelas tidak bekerja seperti yang kami harapkan,” ujar Bagnaia kepada Sky Italia.
Hingga delapan balapan awal MotoGP 2026, Ducati baru meraih tiga kemenangan. Dua di antaranya didapat melalui Sprint Race, sementara tim pabrikan Ducati yang diperkuat Bagnaia dan Marc Marquez belum berhasil memenangkan balapan grand prix musim ini.
Bagnaia menjelaskan salah satu masalah utama Ducati muncul saat pengereman. Ia menilai motor Ducati GP26 kini kehilangan karakter kuat yang selama ini menjadi keunggulan utama mereka.
“Motor kami sangat gelisah saat pengereman,” kata Bagnaia.
Ia juga menyebut Ducati saat ini berbeda dibanding motor yang digunakan dalam beberapa musim sebelumnya.
“Ini bukan lagi Ducati yang bisa direm sangat keras, masuk tikungan dengan agresif, lalu tetap stabil,” ujar pembalap asal Italia tersebut.
Meski menghadapi kesulitan, Bagnaia menilai masih ada peluang untuk memperbaiki situasi. Ia mencontohkan Alex Marquez yang sempat mampu tampil kompetitif bersama motor Ducati di MotoGP Spanyol di Jerez.
“Alex Marquez berhasil membuat motor itu bekerja di Jerez. Jadi ini memang momen yang rumit,” katanya.
Sinyal kesulitan Ducati juga terlihat pada sesi practice MotoGP Prancis di Le Mans. Johann Zarco dari LCR Honda justru tampil tercepat, sementara Marc Marquez hanya finis di posisi ke-13 dan gagal lolos langsung ke Q2. Bagnaia sendiri menempati posisi ketiga pada sesi tersebut.
Di sisi lain, performa Aprilia mulai menjadi ancaman serius setelah Marco Bezzecchi dan Jorge Martin tampil cukup konsisten sejak awal musim. Persaingan MotoGP 2026 pun dinilai semakin terbuka dibanding musim-musim sebelumnya.
Meski demikian, Bagnaia menegaskan dirinya tetap optimistis bisa kembali bersaing di papan depan.
“Saya selalu percaya diri datang ke grand prix dan bersaing di depan,” ujar Bagnaia.

