Jakarta (tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (7/5/2026) di tengah meredanya tensi geopolitik global dan menguatnya bursa saham Wall Street. Lalu, saham apa saja yang dinilai paling menarik untuk dicermati investor hari ini?
BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak dalam rentang 7.000–7.100. Sentimen positif datang dari meningkatnya harapan tercapainya kesepakatan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran yang mulai meredakan kekhawatiran pasar terhadap konflik di Timur Tengah.
Optimisme global turut tercermin dari penurunan harga minyak mentah WTI sekitar 6% ke level US$96 per barel. Selain itu, keputusan penghentian sementara operasi pengawalan kapal di Selat Hormuz juga membantu menurunkan kekhawatiran terkait gangguan pasokan energi dunia.
Dari pasar global, Wall Street ditutup menguat signifikan. Indeks Dow Jones melonjak 1,24%, S&P500 naik 1,46%, sementara Nasdaq melesat lebih dari 2%. Penguatan bursa global ini diperkirakan menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG hari ini.
Sebelumnya, IHSG ditutup menguat 35,36 poin atau 0,50% ke level 7.092. Penguatan ditopang sektor material dasar, consumer non-primer, teknologi, properti, dan infrastruktur. Meski demikian, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp482,07 miliar.
Di tengah penguatan pasar, sejumlah saham mencatat kenaikan signifikan, seperti DEFI, RICY, PYFA, hingga ABDA yang melesat mendekati auto reject atas (ARA).
Untuk perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan tiga saham pilihan, yakni ESSA dengan target harga Rp955–995, ENRG di kisaran Rp1.895–2.120, serta KOTA dengan target Rp167–176.
Pelaku pasar juga masih mencermati pergerakan rupiah menjelang rilis data cadangan devisa akhir pekan ini yang dinilai dapat memengaruhi arah pasar domestik dalam jangka pendek.

