Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak
  • Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya
  • Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Finance»Rupiah Masih Tertekan, Fluktuatif di Rp17.240–17.280

Rupiah Masih Tertekan, Fluktuatif di Rp17.240–17.280

Finance Gusti Tetiro29 April 2026 / 07:28 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi - Petugas menghitung mata uang Rupiah dan Dolar AS di Ayu Masagung Money Changer, Jakarta. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww/am.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) —  Nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Rabu (29/4/2026), di tengah tekanan global yang belum mereda.

Pada penutupan perdagangan Selasa (28/4/2026), rupiah ditutup melemah 32 poin ke level Rp17.243 per dolar AS, setelah sempat tertekan hingga 45 poin dari posisi sebelumnya Rp17.211. Sementara pada pembukaan pagi, rupiah juga sudah menunjukkan pelemahan tipis sebesar 10 poin ke level Rp17.221 per dolar AS.

Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, memproyeksikan pergerakan rupiah masih akan berfluktuasi. “Untuk perdagangan besok, rupiah berpotensi bergerak fluktuatif namun ditutup melemah di kisaran Rp17.240–Rp17.280,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tekanan terhadap rupiah dipicu oleh ketidakpastian global, terutama terkait proses negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran yang belum menemukan titik terang. Kondisi di jalur strategis Selat Hormuz yang masih terganggu juga memperparah kekhawatiran pasar terhadap pasokan energi global.

Selain itu, pelaku pasar kini menanti hasil pertemuan bank sentral Amerika Serikat atau The Fed yang diperkirakan akan memberikan sinyal baru terkait arah suku bunga. Ekspektasi kebijakan moneter tersebut membuat dolar AS tetap kuat dan menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

“Ketergantungan terhadap aliran modal asing jangka pendek membuat rupiah rentan terhadap tekanan eksternal,” tambahnya.

Sementara itu, Bank Indonesia menegaskan bahwa pelemahan rupiah masih sejalan dengan tren mata uang kawasan. Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, menyebut tekanan dipicu meningkatnya ketidakpastian global, dengan pelemahan rupiah secara year-to-date sekitar 3,54%.

Untuk menjaga stabilitas, BI terus melakukan intervensi di pasar valuta asing, baik melalui pasar spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), maupun offshore Non-Deliverable Forward (NDF), serta pembelian surat berharga negara di pasar sekunder. Cadangan devisa Indonesia juga tetap solid di level US$148,2 miliar hingga akhir Maret 2026.

Baca Juga  Breaking News, Pelaku Serangan Aktivis KontraS Sempat Terkena Air Keras
bank indonesia dolar AS headline nilai tukar Rupiah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDukung Keselamatan Sektor Maritim, Pertamina Trans Kontinental Bangun Kapal Crew 30 Pax
Next Article Menhub: Tragedi Bekasi Timur Jadi Pelajaran Besar Keselamatan Kereta

Berita Lainnya

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB
Form Komentar Cancel Reply

KTP dan KK Hanyut, Begini Langkah Dukcapil Layani Warga di Aceh Utara

Adi P16 Januari 2026 / 14:30 WIB

Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak

18 Juli 2026 / 16:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?

18 Juli 2026 / 16:00 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.