Teheran (tutur.co.id) – Terungkap sudah alasan Iran memilih cuek dengan ajakan Presiden Amerika Serikat untuk menggelar negosiasi jilid 2 di Pakistan. Iran rupanya mencium ajakan negosiasi termasuk untuk memperpanjang gencatan senjata hanya akal-akalan Trump saja.
Hal itu diungkapkan seorang penasihat Parlemen Iran. Menurut sang sumber, ajakan untuk memperpanjang masa gencatan senjata itu hanya trik licik dari Trump untuk mempersiapkan serangan baru ke wilayah-wilayah Iran, bukan murni untuk benar-benar ingin berdamai.
“Blokade yang dilakukan sama saja dengan tindakan pengeboman dan AS memang ingin menciptakan ketidakstabilan di kawasan itu dengan keputusan sepihak yang mereka lakukan,” kata sang sumber dilansir dari dailyausaf, Rabu 22 April 2026.
Hal senada diungkapkan juru bicara Markas Besar Khatam al-Anbiya yang mengaku telah siap dan selalu waspada terhadap segala kemungkinan termasuk serangan lanjutan dari Amerika Serikat dan Israel. Bahkan mereka mengaku telah memiliki target jika perang harus kembali harus pecah.

