Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Wacana Jilid II Perundingan Damai dengan AS, Petinggi Iran: Trump Banyak Omong!

Wacana Jilid II Perundingan Damai dengan AS, Petinggi Iran: Trump Banyak Omong!

Internasional Toto Pribadi19 April 2026 / 00:01 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi negara Iran dan Amerika Serikat. (Foto: Antara/Anadolu)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Teheran (tutur.co.id) – Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh, mengatakan pada hari Sabtu 18 April 2026, bahwa belum ada tanggal yang ditetapkan terkait rumor bakal akan digelarnya perundingan damai jilid II antara Amerika Serikat dan Iran.

“Sampai kita menyepakati kerangka kerja, kita tidak dapat menetapkan tanggal,” kata Saeed Khatibzadeh di sela-sela forum diplomatik tahunan di provinsi Antalya selatan Turki.

Seperti diketahui sebelumnya, perundingan pertama antara AS dan Iran di Islamabad, Pakistan memang gagal mencapai titik temu. Dan kini, wacana untuk menggelar pertemuan jilid II memang santer digembor-gemborkan Washington.

Khatibzadeh sendiri mengatakan kedua belah pihak saat ini fokus pada penyelesaian kerangka kerja pemahaman sebelum melanjutkan negosiasi lebih lanjut. Menurutnya, Iran sudah ‘malas’ dengan wacana perundingan yang sejatinya hanya basa-basi.

“Kami tidak ingin memasuki negosiasi atau pertemuan apa pun yang ditakdirkan untuk gagal dan dapat berfungsi sebagai dalih untuk putaran eskalasi lainnya. Saya dapat meyakinkan Anda bahwa Iran sangat berkomitmen pada diplomasi,” tegas Khatibzadeh.

Pakistan sendiri tampaknya belum kapok untuk berusaha mendamaikan kedua belah pihak. Kepala Militer Pakistan Marsekal Lapangan Asim Munir dan Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, bahkan secara terpisah berbagai tugas untuk membujuk Iran.

Munir bertemu dengan pimpinan tertinggi Iran dan para negosiator perdamaian selama kunjungan tiga hari ke Teheran. Sedangkan Shehbaz Sharif terbang ke Turki untuk juga membujuk sang Presiden Recep Tayyip Erdogan ikut terlibat aktif dalam proses perdamaian.

Iran Tak Takut Ancaman AS

Iran menolak ancaman AS tentang aksi militer baru yang juga disisipkan Donald Trump saat menyampaikan adanya kemajuan terkait perdamaian dengan Teheran. Bagi Iran, pernyataan Trump plin-plan dan tidak konsisten.

Baca Juga  Profil Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra, Diasingkan hingga Dipenjara

“Pihak Amerika banyak sekali berkicau di Twitter, banyak bicara. Terkadang membingungkan, terkadang kontradiktif,” kata Khatibzadeh.

Khatibzadeh mengatakan posisi Iran jelas dan berjanji akan melawan tekanan dari Washington, dalam bentuk apapun.

“Apa yang akan kita lakukan cukup jelas. Kita akan membela (negara kita) dengan heroik dan patriotic, sebagai peradaban tertua di bumi,” katanya.

Wakil menteri itu juga menolak tuduhan AS bahwa Iran mengancam kebebasan navigasi di Selat Hormuz, jalur penting untuk pengiriman minyak global, setelah militer Iran kembali menyatakan jalur air tersebut tertutup.

“Amerika tidak dapat memaksakan kehendak mereka untuk mengepung Iran sementara Iran, dengan niat baik, berusaha memfasilitasi jalur aman melalui Selat Hormuz,” kata Khatibzadeh.

Ia mengatakan Iran telah mengumumkan jalur aman bagi kapal-kapal komersial selama gencatan senjata Israel-Lebanon, dengan syarat adanya koordinasi terlebih dahulu dengan otoritas maritim Iran. Namun, Khatibzadeh menuduh Washington berupaya “mensabotase” upaya tersebut.

Amerika Serikat Donald Trump headline Perang Iran perundingan amerika serikat dan iran perundingan damai
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleEmosi Meledak, JK: Kasih Tahu Termul, Jokowi Jadi Presiden karena Saya
Next Article Cole Palmer: Manchester Rumah Saya, Tapi Saya Betah di London

Berita Lainnya

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan

18 Juli 2026 / 18:39 WIB

OPINI: Takdir di Balik Lionel Messi, Memandikan Bayi Lamine Yamal 19 Tahun Lalu, Kini Keduanya Berhadapan di Final Piala Dunia 2026

18 Juli 2026 / 18:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB
Form Komentar Cancel Reply

IHSG Terjebak Fase Lemah, Ini Penyebab dan Proyeksinya

Gusti Tetiro23 April 2026 / 04:28 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.