Madrid (tutur.co.id) – Tujuh gelar juara dunia tidak membuat pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez merasa puas. Marquez berambisi memecahkan rekor sebagai pembalap dengan gelar juara dunia terbanyak sepanjang sejarah.
Marc Marquez menyamai rekor pembalap legendaris Valentino Rossi dengan memegang tujuh gelar juara dunia. Marquez hanya selisih satu gelar dari pembalap legendaris, Giacomo Agustini yang mengantongi delapan gelar juara dunia atau tersukses sepanjang sejarah.
Pembalap berjuluk The Baby Alien ini tampil fantastis pada musim 2025 dengan mengantongi 14 kemenangan seri beruntun. Kesuksesan tersebut ingin diulangi Marquez yang semakin dekat dengan rekor sebagai pembalap dengan gelar juara dunia terbanyak sepanjang sejarah.
“Tujuan utama saya adalah untuk berjuang menjadi jawara dunia. Ini harus menjadi tujuan utama, dan itu akan menjadi tekanan di bahu (setelah pulih dari cedera) bagi saya,” kata Marquez seperti dikutip dari MotoGP.com, Senin (12/1/2026).
Meski demikian, pembalap asal Spanyol ini mempunyai tantangan yang akan sangat sulit di musim 2026. Selain cedera bahu yang diperolehnya ketika berlaga di Sirkuit Mandalika, Marquez juga dihadapkan oleh pesaing-pesaing yang lebih kompetitif.
Salah satu yang harus diwaspadai adalah sang adik Alex Marquez yang memperkuat Gresini Racing. Alex menjadi pesaing Marc dalam perebutan gelar pada musim lalu. Terlebih di musim ini, Alex akan menggunakan motor yang sama dengan Marc yakni Desmosedici GP26.
Selain itu ada pembalap KTM Pedro Acosta serta Marco Bezzecchi yang memperkuat Aprilia Racing. Keduanya menunjukkan sinyal positif selama akhir musim 2025. Tidak ketinggalan rekan setim Marc, Francesco Bagnaia, dengan catatan bisa beradaptasi dengan Desmosedici GP26.

