Surabaya (tutur.co.id) – Malam spesial tercipta saat Los Angeles Lakers menumbangkan Cleveland Cavaliers dengan skor 127-113, Selasa (31/3) waktu Amerika Serikat. Kemenangan ini bukan sekadar hasil pertandingan, tetapi juga menjadi panggung lahirnya sejumlah rekor bersejarah di NBA.
Sorotan utama tertuju pada LeBron James yang kembali menegaskan statusnya sebagai legenda hidup. Ia kini resmi menjadi pemain dengan jumlah kemenangan terbanyak sepanjang sejarah NBA.
Kemenangan atas Cavaliers menjadi kemenangan ke-1.229 sepanjang karier LeBron di NBA. Angka tersebut membuatnya melampaui rekor milik Kareem Abdul-Jabbar yang sebelumnya mencatatkan 1.228 kemenangan.
Dalam laga tersebut, LeBron menyumbang 14 poin, 6 asis, dan 5 rebound. Meski sempat diragukan tampil karena kondisi fisik, pemain berusia 41 tahun itu tetap turun dan berkontribusi penting bagi tim.
LeBron juga terus menambah daftar pencapaian luar biasanya. Ia telah bermain selama 23 musim di NBA—sebuah rekor tersendiri—dan sebelumnya juga melampaui catatan Robert Parish sebagai pemain dengan jumlah pertandingan terbanyak.
Tak hanya itu, ia juga sudah lebih dulu memecahkan rekor Abdul-Jabbar dalam berbagai kategori, termasuk total poin, menit bermain, hingga tembakan masuk sepanjang karier.
Di sisi lain, Luka Doncic juga mencuri perhatian lewat performa impresifnya. Bintang asal Slovenia itu berhasil melampaui rekor milik legenda Kobe Bryant sebagai pencetak poin terbanyak dalam satu bulan untuk Lakers.
Rekor tersebut dipecahkan lewat tembakan bebas di kuarter ketiga, menandai pencapaian bersejarah yang sebelumnya bertahan selama dua dekade.
Selain itu, Doncic juga mencatat milestone lain dengan menjadi pemain termuda ketiga dalam sejarah NBA yang mencapai 15.000 poin sepanjang karier.
Performa musim ini pun luar biasa. Ia memimpin statistik dengan rata-rata 33,7 poin, 8,2 asis, dan 7,8 rebound per pertandingan.
Pelatih Lakers, JJ Redick, menilai performa Doncic sebagai salah satu yang terbaik dalam era modern NBA, sejajar dengan pemain-pemain elite lainnya.
Kemenangan ini sekaligus menjadi kemenangan ke-50 Lakers musim ini. Hasil tersebut memperkuat posisi mereka di papan atas Wilayah Barat dan semakin menegaskan status sebagai kandidat kuat juara.
Dengan kombinasi pengalaman LeBron James dan performa eksplosif Luka Doncic, Lakers kini tampil sebagai salah satu tim paling berbahaya menjelang fase krusial musim. (sas)

