Jakarta (tutur.co.id)- Prestasi atlet disabilitas Nasional di hari pertama ASEAN Para Games (APG) 2025, Rabu (21/1/2026) membanggakan. Klasemen sementara, Indonesia berhasil menduduki ranking dua dibawah Vietnam.
ASEAN Para Games (APG) 2025 diselenggarakan di Thailand. Mulai 20-26 Januari 2026. Apa sebenarnya pembeda ASEAN Para Games dibandingkan kompetisi olahraga lainnya?
Berikut fakta ASEAN Para Games (APG)
Konsep
ASEAN Para Games (APG) adalah ajang olahraga multicabang bagi atlet disabilitas dari negara-negara Asia Tenggara, yang mengusung konsep semangat kesetaraan atau inklusivitas dan kebanggaan bersama di kawasan tersebut.
Tuan Rumah dan Waktu Pelaksanaan
ASEAN Para Games (APG) merupakan perhelatan dua tahunan, dan biasanya diadakan di tempat atau negara yang sama dengan pelaksanaan SEA Games.
Partisipan
Peserta ajang ini tentu saha atlet yang mewakili 11 negara di Asia Tenggara yaitu Thailand, Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Timor Leste, Filipina, Kamboja, Vietnam, Laos, dan Myanmar.
Cabang Olahraga yang Dipertandingkan
ASEAN Para Games (APG) mempertandingkan berbagai cabang olahraga disabilitas, di antaranya atletik, renang, bulu tangkis, tenis meja, boccia, sepak bola cerebral palsy (CP), dan basket kursi roda.
Prestasi Indonesia
Tim Indonesia berhasil meraih hattrick, tiga kali berturut menjadi juara umum pada tahun 2017, 2022, 2023.
Melalui ajang ASEAN Para Games (APG) , atlet disabilitas dapat mencapai kesetaraan sekaligus menjadi kebanggaan negara.

