Teheran (Tutur.co.id) – Ulama Syiah terkemuka Irak, Ali al-Sistani, menunjukkan solidaritasnya kepada Iran dengan mengirimkan delegasi khusus ke wilayah terdampak serangan di Minab. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk belasungkawa sekaligus dukungan nyata bagi korban konflik yang masih berlangsung.
Berdasarkan laporan media Iran, delegasi tersebut tiba di Minab, Provinsi Hormozgan, pada Senin (30/3/2026). Kehadiran mereka bertujuan untuk bertemu langsung dengan keluarga korban serta meninjau kondisi lokasi pasca serangan yang menghantam sebuah sekolah.
Delegasi dipimpin oleh Faqih Imani dan dikirim atas arahan langsung dari kantor Ayatollah Sistani. Dalam keterangannya, anggota delegasi menyebut misi ini merupakan tindak lanjut dari seruan Sistani yang mendorong dukungan bagi masyarakat Iran yang terdampak konflik.
Tak hanya menyampaikan belasungkawa, delegasi juga terlibat dalam rencana rekonstruksi sekolah yang hancur akibat serangan tersebut. Proyek pembangunan kembali akan dilakukan dengan dukungan lembaga keagamaan Irak dan dirancang menjadi fasilitas pendidikan yang lebih modern.
Serangan terhadap sekolah di Minab sendiri terjadi pada 28 Februari 2026 dan menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar, dengan sebagian besar korban merupakan anak-anak. Peristiwa ini menjadi salah satu tragedi paling mematikan dalam konflik yang tengah berlangsung di Iran.

