Tokyo (tutur.co.id)- Minat investasi Jepang di Indonesia tetap tinggi di tengah gejolak geopolitik dan geoekonomi global. Hal ini tercermin dari total kerja sama ekonomi senilai USD 23,1 miliar dalam Indonesia–Japan Business Forum di Tokyo.
Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, menyebut komitmen tersebut menunjukkan kepercayaan Jepang terhadap Indonesia masih kuat.
“Terlepas dari situasi global, kepercayaan Jepang tetap besar dan mereka berkomitmen melanjutkan investasi di Indonesia,” ujar Rosan berdasar keterangan tertulis yang diterima Redaksi Tutur.
Sepanjang 2025, realisasi investasi Jepang tercatat USD 3,1 miliar, menempatkannya sebagai investor terbesar kelima di Indonesia.
Mayoritas nilai kerja sama berasal dari proyek pengembangan Lapangan Gas Abadi Blok Masela antara PT Pertamina (Persero) dan INPEX senilai USD 20,9 miliar. Selain itu, terdapat kesepakatan lain seperti kerja sama SMBC Aviation Capital dengan Danantara, pendanaan Pegadaian oleh Sumitomo Mitsui Banking Corporation, hingga investasi di sektor kecantikan dan energi baru terbarukan.
Rosan menambahkan, Jepang memiliki minat besar pada sektor energi baru terbarukan, termasuk panas bumi.

