Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Trump Ancam Ambil Alih Pulau Kharg Jika Selat Hormuz Tetap Tertutup

Trump Ancam Ambil Alih Pulau Kharg Jika Selat Hormuz Tetap Tertutup

Internasional Deba Salamah31 Maret 2026 / 08:00 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pada 19 Februari 2026, Presiden Donald Trump menyampaikan pidato tentang perekonomian di Coosa Steel Corporation di Rome, Georgia, dengan menyoroti kebijakan tarif, inflasi, serta rekam jejak ekonomi pemerintahannya. (Foto:Tutur/Whitehouse.gov)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Washington DC (Tutur.co.id) – Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan pernyataan keras terkait eskalasi konflik dengan Iran. Dalam pernyataan terbarunya pada 30 Maret 2026, Trump mengancam mengambil alih Pulau Kharg yang merupakan fasilitas utama ekspor minyak Iran. Langkah ini sebagai bagian dari tekanan terhadap Teheran.

Trump menyebut Amerika Serikat memiliki kemampuan untuk “mengambil minyak Iran” dan tidak menutup kemungkinan melakukan langkah militer terhadap Pulau Kharg, yang selama ini menjadi pusat distribusi energi utama negara tersebut.

Ia juga memperingatkan bahwa jika tidak ada kesepakatan dalam waktu dekat dan Selat Hormuz tetap tertutup bagi aktivitas perdagangan, AS mempertimbangkan serangan terhadap infrastruktur energi Iran, termasuk ladang minyak, pembangkit listrik, serta fasilitas vital di Pulau Kharg.

Pulau Kharg sendiri diketahui menangani sekitar 90 persen ekspor minyak Iran, menjadikannya salah satu aset strategis paling krusial dalam menopang perekonomian negara tersebut.

Pernyataan Trump muncul di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk, di mana Selat Hormuz sebagai jalur utama distribusi energi global masih terganggu akibat konflik yang berlangsung.

Dampak dari eskalasi ini langsung terasa di pasar global. Harga minyak dunia dilaporkan mengalami lonjakan signifikan, dipicu kekhawatiran akan terganggunya pasokan energi dari kawasan Timur Tengah.

Di sisi lain, media Iran seperti Press TV melaporkan pendapatan harian negara tersebut dari sektor minyak justru meningkat sejak akhir Februari 2026. Kenaikan ini dipengaruhi oleh melonjaknya harga minyak global serta tetap berjalannya ekspor ke sejumlah pasar internasional.

Hingga saat ini, pemerintah Iran belum memberikan tanggapan resmi terhadap ancaman terbaru dari Washington. Teheran juga tetap menolak proposal perdamaian yang sebelumnya diajukan oleh AS.

Baca Juga  Jadwal Prosesi Pemakaman Mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei
Amerika Serikat Donald Trump headline iran Pulau Kharg selat hormuz
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleProyek Garam Rote Ndao Dikebut, Indonesia Bidik Bebas Impor 2027
Next Article KPPU Denda 97 Fintech Rp755 Miliar, Polemik Kartel Bunga Pindar Mengemuka

Berita Lainnya

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan

18 Juli 2026 / 18:39 WIB

OPINI: Takdir di Balik Lionel Messi, Memandikan Bayi Lamine Yamal 19 Tahun Lalu, Kini Keduanya Berhadapan di Final Piala Dunia 2026

18 Juli 2026 / 18:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB
Form Komentar Cancel Reply

TelkomGroup Melalui Mitratel dan AALTO Lanjutkan Kolaborasi Pengembangan Stratospace di Indonesia

Galuh Parantri06 Maret 2026 / 21:07 WIB

Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk

19 Juli 2026 / 02:00 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.