Jakarta (Tutur.co.id) – Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Timnas Bulgaria setelah menelan kekalahan tipis 0-1 pada partai final FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026) malam.
Gol tunggal dalam pertandingan tersebut dicetak oleh gelandang Bulgaria, Marin Petkov, melalui eksekusi penalti pada menit ke-38.
Sejak awal laga, Indonesia tampil tanpa rasa gentar menghadapi lawan yang memiliki peringkat FIFA lebih tinggi. Skuad asuhan John Herdman mampu mengimbangi permainan Bulgaria, bahkan beberapa kali mencoba membangun serangan melalui sisi sayap untuk membuka ruang.
Namun, Bulgaria tampil disiplin dengan pendekatan pragmatis. Mereka lebih banyak bertahan dalam blok rendah (low block) dan mengandalkan serangan balik, membuat Indonesia kesulitan menembus lini pertahanan hingga ke dalam kotak penalti.
Peluang sempat tercipta saat Ole Romeny melakukan penetrasi cepat dari lini tengah, tetapi dihentikan pelanggaran oleh Martin Georgiev yang berujung kartu kuning.
Momen krusial terjadi pada menit ke-35 ketika wasit Nazmi Nasaruddin melakukan tinjauan VAR terkait kontak antara Kevin Diks dan Zdravko Dimitrov di kotak penalti. Keputusan akhirnya memberikan hadiah penalti kepada Bulgaria, yang sukses dikonversi Petkov menjadi gol.
Memasuki babak kedua, Indonesia mencoba meningkatkan intensitas serangan. Herdman melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk memasukkan Ivar Jenner dan Elkan Baggott untuk menambah variasi permainan.
Indonesia beberapa kali menciptakan peluang berbahaya. Sundulan Elkan dari lemparan jauh Kevin Diks nyaris berbuah gol, sementara upaya Ole Romeny lewat cungkilan di dalam kotak penalti hanya membentur mistar gawang.
Tekanan terus dilancarkan hingga akhir laga. Dony Tri Pamungkas dan Beckham Putra Nugraha yang masuk sebagai pemain pengganti turut menambah daya gedor. Bahkan, peluang emas sempat didapat Rizky Ridho di menit akhir, tetapi tembakannya masih mampu ditepis kiper Dimitar Mitov sebelum kembali membentur mistar.
Di sisi lain, Bulgaria juga sesekali mengancam melalui serangan balik, salah satunya lewat Vladimir Nikolov yang memaksa kiper Emil Audero melakukan penyelamatan penting.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk Bulgaria tetap bertahan. Meski kalah, penampilan Indonesia yang berani dan mampu menekan lawan menjadi catatan positif dalam era baru tim di bawah kepemimpinan Herdman.

