Manchester (Tutur.co.id) – Manchester City harus mengakhiri langkahnya di babak 16 besar Liga Champions setelah takluk 1-2 dari Real Madrid pada leg kedua yang digelar di Etihad Stadium, Rabu (18/3/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat The Citizens tersingkir dengan agregat telak 1-5.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, City datang dengan misi berat untuk mengejar defisit tiga gol setelah kalah 0-3 pada leg pertama. Namun, situasi semakin sulit ketika Bernardo Silva menerima kartu merah pada menit ke-20.
Gelandang asal Portugal itu diusir keluar lapangan setelah melakukan handball saat menghalau peluang Vinicius Junior di depan gawang. Wasit pun menunjuk titik putih, dan Vinicius sukses mengeksekusi penalti untuk membawa Madrid unggul 1-0.
Meski bermain dengan 10 orang, Manchester City sempat bangkit. Gol penyeimbang dicetak oleh Erling Haaland pada menit ke-41, menjaga harapan tuan rumah tetap hidup.
Namun, Real Madrid memastikan kemenangan pada masa injury time. Vinicius kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-90+3, sekaligus mengunci kemenangan 2-1 bagi tim tamu.
Menanggapi kartu merah Bernardo Silva, pelatih Manchester City Pep Guardiola enggan menyalahkan pemainnya. Ia menilai insiden tersebut merupakan refleks alami dalam situasi genting.
“Ayolah, ini bukanlah sebuah kesalahan. Ini adalah kartu merah pertama Bernardo Silva. Tindakannya merupakan refleks alami dan sulit dihindari,” ujar Guardiola, dikutip dari laman resmi klub.
Guardiola juga menegaskan tidak akan mencari kambing hitam atas kegagalan timnya di kompetisi Eropa musim ini.
“Saya tidak akan pernah menyalahkan pemain saya, terutama Bernardo, setelah apa yang telah ia berikan untuk tim ini selama bertahun-tahun,” tegasnya.
Kekalahan ini sekaligus memperpanjang catatan kurang baik Manchester City saat berhadapan dengan Real Madrid di fase gugur Liga Champions dalam beberapa musim terakhir.
Satu-satunya keberhasilan City menyingkirkan Madrid terjadi pada musim 2022/2023. Saat itu, tim asuhan Guardiola berhasil menang meyakinkan di semifinal sebelum akhirnya meraih gelar juara Liga Champions pertama mereka usai mengalahkan Inter Milan di partai final.
Musim ini, dominasi Real Madrid kembali menjadi penghalang bagi langkah Manchester City di panggung tertinggi sepak bola Eropa.

