Teheran (Tutur.co.id) – Militer Israel mengklaim telah berhasil menewaskan dua tokoh penting Iran yakni Sekretaris Dewan Keamanan Nasional, Ali Larijani dan Jenderal Gholam Reza Soleimani, petinggi relawan paramiliter Basij. Namun hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak Iran atas klaim tersebut.
Israel memang masih terus menggempur wilayah Iran hingga saat ini. Mereka tetap menargetkan basis kekuatan militer Iran termasuk para petingginya. Dan klaim ini disampaikan Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz.
Nama Ali Larijani memang sangat terkenal. Ia menjadi salah satu orang kepercayaan mendiang Ayatollah Ali Khamenei. Termasuk perannya sebagai salah satu pengambil keputusan paska tewasnya Ayatollah Ali Khamenei pada serangan 28 Februari 2026 lalu.
Menariknya, baru-baru ini justru beredar surat tulisan tangan dari Larijani. Surat itu berisi ucapan bela sungkawa Larijani atas gugurnya personel angkatan laut Iran.
“Kemartiran para pahlawan angkatan laut Tentara Republik Islam di Dena adalah bagian dari pengorbanan bangsa pemberani yang telah muncul di era perjuangan melawan penindas internasional. Kenangan mereka akan selalu tetap di hati bangsa Iran, dan kemartiran ini akan memperkuat fondasi tentara Republik Islam untuk tahun-tahun mendatang dalam struktur angkatan bersenjata,” tulis surat Larijani itu.
Larijani sendiri terakhir terlihat hidup pada Jumat (13 Maret) ketika ia bergabung dengan para pejabat senior Iran dalam unjuk rasa Hari Al-Quds tahunan di Teheran.
Sedangkan Soleimani juga bukan orang sembarangan. Pria kelahiran tahun 2965 ini memang menjadi target Israel setelah menjadi sosok penting dalam pemerintahan Republik Islam Iran terutama dengan aksinya memberantas para pengkhianat negara.

